Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label info kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info kesehatan. Tampilkan semua postingan

Apakah Diet OCD Sebabkan Deddy Corbuzier Alami Stroke?

detail berita

BARU-baru ini kita dikejutkan kabar Deddy Corbuzier mengalami stroke ringan. Masyarakat pun banyak menduga hal itu disebabkan diet OCD (Obsessive Corbuzier Diet) yang dilakukannya. Benarkah?

Sejauh ini, mentalis berkepala plontos menyanggah hal itu. Dia menjelaskan bahwa hal itu akibat kecelakaan beberapa tahun yang lalu, hingga syaraf tulang belakangnya menjadi terjepit.

Mengenai kasus yang terjadi pada Deddy, pun juga menjadi perhatian dokter ahli kesehatan. Salah satunya ialah Prof. Bambang Budi Siswanto, MD, PhD, FIHA, FAsCC, FAPSC, FACC, dokter spesialis jantung RS. Harapan Kita sekaligus Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dia menjelaskan bahwa ada dua kemungkinan yang menyebabkan kondisi itu, pertama ialah faktor keturunan hipertensi yang dimiliki dari ayahnya dan juga pola dietnya sendiri.

Prof. Bambang menuturkan bahwa terjadinya stroke itu karena adanya sumbatan darah yang terjadi pada otak. Dan apa yang terjadi pada Deddy Corbuzier, hal itu disebabkan kemungkinan besar faktor keturunan dimana ayahnya mengalami gagal jantung akibat hipertensi. Menurutnya, saat seseorang memiliki faktor keturunan penyakit jantung, ia harus melakukan check up. Tujuannya, agar bisa mencegah munculnya penyumbatan dalam pembuluh darah.

"Ayahnya Deddy Corbuzier itu kan pasien gagal jantung, dan meninggal juga karena itu. Jadi menurut saya, ia memiliki bakat yang membuatnya mudah mengalami penyumbatan darah ketimbang orang lainnya. Dan mungkin kurangnya pengetahuan mengenai hal itu akhirnya membuatnya mengalami stroke," katanya kepada media seusai acara pengukuhan dua guru besar FKUI, di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (1/2/2014).

Selain itu, penting untuk diketahui bahwa stroke itu adanya plak yang disebabkan tumpukan minyak pada dinding pembuluh darah. Sehingga, kemungkinan ia mengalami stroke ringan dimana bisa disebabkan pola diet Deddy yang kurang sehat.

Seperti diketahui, aturan OCD membolehkan mengonsumsi semua jenis makanan, termasuk makanan berminyak dan junk food, asal mengikuti "puasa makan" dengan ketentuan berlaku. Padahal, seharusnya pola makan itu harus berdasarkan kecukupan gizi di dalamnya.

"Mungkin faktor lain Deddy mengalami stroke, diakibatkan dietnya sembarangan, kan pola diet (OCD) dia itu membolehkan mengonsumsi makanan berminyak. Sehingga membuat darahnya jadi mengental dan menjadi plak pada dinding pembuluh darah. Padahal, kalau makan itu bukan dicari enaknya, tapi komposisi seimbang gizinya. Di sana harus ada protein, vitamin, mineral, hewani dan lain lain," sambungnya.

Kemudian, lanjut dia, terkait ia suka berolahraga, hal itu kurang memengaruhi karena ia punya bakat hipertensi dan hipertensi itu tak ada gejala awalnya selain harus tes tekanan darah. Hal itu bisa dilihat saat dia mengalami fase stroke pada saat berolahraga di gym.

Menurutnya, kondisi stroke ringan yang dialami oleh Deddy Corbuzier kemungkinan bakat keturunan yang dia tak sadari. Kemudian, ditambah pola makan yang sembarangan yang membuat darahnya mengental dan menyebabkan plak. Dimana terjadi penyumbatan di daerah jantung akan mengalami serangan jantung, dan saat menyumbat di kepala, hal itu akan mengalami stroke.

Terkait alasan Deddy yang mengatakan strokenya akibat terjepitnya saraf akibat kecelakan, hal itu bisa saja terjadi. Tapi, yang berperan terjadi stroke itu disebabkan penyumbatan darah di otak, bukan di tulang ekor, kata Prof. Bambang.

Ingin Sehat? Makan yang Benar Tak Perlu Suplemen



Konsumsi suplemen ternyata bisa menjadi opsi kedua dalam memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Asupan nutrisi dari pangan utuh sebaiknya tetap menjadi pilihan utama.

"Tubuh manusia sebetulnya tidak perlu asupan suplemen, baik berupa tablet atau kapsul yang banyak tersedia di masyarakat. Asal makan teratur 3 kali sehari dengan menu yang sehat, maka kecukupan nutrisi sudah diperoleh," kata dokter ahli gizi, Laila Hayati, pada Kompas Health Kamis (23/1/2013).

Kandungan nutrisi pada pangan utuh, jelas Laila, lebih baik karena jumlahnya yang sesuai kebutuhan tubuh. Jenisnya pun lebih beragam dibanding suplemen yang biasanya hanya mengandung satu atau dua macam komponen nutrisi. Sehingga dalam satu jenis pangan, seseorang bisa memperoleh berbagai kandungan nutrisi

Laila mencontohkan protein yang dibutuhkan dalam jumlah 0,8-1 gram/kgBB/hari. Bila berat badan seseorang 60 kilogram, maka protein dibutuhkan sejumlah 60 gram per hari. Kebutuhan tersebut berlaku untuk orang dengan aktivitas normal.

Kebutuhan protein tersebut  menurut Laila, bisa dipenuhi lewat asupan sehari-hari baik berbahan hewani maupun nabati. Laila menyarankan ikan, ayam tanpa kulit, dan putih telur sebagai asupan yang paling aman.

"Sebetulnya bisa saja daging merah, namun asupan ini mengandung kolesterol yang tidak baik bagi penderita hipertensi atau jantung. Asupan protein hewani sebaiknya lebih banyak dibanding nabati dengan perbandingan 2:1," tuturnya.

Terkait kandungan protein, dalam satu potong ikan seberat 100 gram terkandung 19 gram protein. Sedangkan dalam satu potong ayam tanpa kulit seberat 100 gram terdapat 24 gram protein. Sementara dalam putih telur dari satu butir telur terdapat 3,5 gram protein.

Kebutuhan tersebut juga bisa dipenuhi bila asupan diolah dengan cara yang benar. Laila menyarankan asupan tidak dimasak dengan menggunakan terlalu banyak minyak. Penggunaan minyak akan menambah kandungan lemak jahat yang tidak baik bagi pemenuhan dan keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Jika masih ingin mengonsumsi olahan gorengan, Laila menyarankan konsumsi paling banyak satu kali dalam sehari.

"Intinya kita tidak perlu suplemen selama makan dengan benar. Apalagi bila ditambah sayur dan buah, maka tubuh tidak lagi membutuhkan suplemen," ujar Laila.




Editor :
Wardah Fajri

Inilah Tips Mengukur Porsi Makanan Dengan Tangan



Banyak orang yang melakukan diet akhir-akhir ini. Apakah Anda salah satunya? Maka tips ini sangat penting buat Anda.

Dalam melakukan diet, selain mengatur pola makan, juga harus mengatur apa dan berapa porsi yang dimakan. Hal ini kadang membingungkan karena orang tidak terlalu hafal kalori makanan yang dikonsumsi.

Namun menurut penelitian, kini ada cara mudah mengukur porsi makanan ideal dengan menggunakan telapak tangan kita sendiri. Pasalnya, peneliti menemukan bahwa selama 20 tahun terakhir, orang-orang mengonsumsi makanan 2 kali porsi yang seharusnya mereka makan. Nah, agar Anda paham dengan lebih mudah, coba lihat gambar di bawah ini.

 (c) dailymail.co.uk

Karbohidrat: Makanan seperti nasi, pasta dan karbohidrat lainnya, sebaiknya dikonsumsi tak lebih besar dari kepalan tangan Anda.

Butter/Mentega: Porsi yang sebaiknya Anda gunakan cukup 1/3 dari ruas jari. Menurut peneliti, 1 sdt butter sama dengan 37 kalori dan 1 sdm butter adalah 3 kalinya atau sekitar 111 kalori.

Keju dan Selai Kacang: Porsi keju yang disarankan adalah sama dengan 2 kali 2/3 ruas jari. Sementara selai-selaian seperti selai kacang sebaiknya cukup separuh jempol saja.

Es Krim: Es krim double size biasanya sama dengan sekepal tangan kita. Jadi bila ingin menikmati dengan porsi yang aman untuk berat badan dan timbangan Anda, gunakan setengah kepalan tangan saja.

Daging-Dagingan: Bila Anda ingin mengonsumsi daging-dagingan, konsumsilah selebar telapak tangan Anda tanpa ruas-ruas jari. Biasanya daging yang paling sering dikonsumsi dalam jumlah lebih dan berpotensi menimbun lemak serta kolesterol.

Ini adalah cara yang mudah dan praktis untuk mengukur porsi per waktu makan Anda. Sehingga konsumsi makanan Anda tak akan berlebihan. Namun jangan malas untuk mencari informasi tentang gaya makan sehat lainnya. Karena kombinasi gaya hidup sehat bisa membuat kesehatan Anda lebih dinamis dan tak mengalami kejenuhan. Stay healthty.

8 Makanan Yang Dapat Meningkatkan Daya Penglihatan Anda



Mata adalah salah satu dari panca indra yang sangat vital. Mata adalah jendela dunia. Anda dapat melihat apa pun menggunakan mata Anda. Apa jadinya kalau Anda tidak bisa melihat? Hitam dan kosong. Bersyukurlah Anda yang mempunyai penglihatan normal. Dilansir dari sheknows.com, konsumsilah makanan-makanan ini untuk meningkatkan performa mata Anda.

Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, dan sawi terkenal khasiatnya untuk mencegah Anda kehilangan penglihatan. Sayuran-sayuran hijau ini kaya akan vitamin A, B12, C, dan kalsium. Pastikan Anda mengonsumsi sayuran hijau sebanyak mungkin setiap harinya. Ingat Ladies, jangan terlalu matang ya memasaknya, supaya kandungan vitamin di dalam sayuran tidak hilang.

Telur
Mulailah hari Anda dengan mengonsumsi satu atau dua butir telur. Seperti yang Anda tahu, telur mengandung protein yang bermanfaat bagi lensa mata Anda. Kuning telur juga bermanfaat untuk mencegah penyakit mata pada usia Anda.

Bawang putih
Hampir sama seperti telur, bawang putih melindungi lensa Anda dari serangan katarak. Bawang putih juga menyimpan sejuta manfaat lainnya, selain untuk kesehatan mata, bawang putih juga dapat menurunkan kolesterol, mempertahankan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan aliran darah.

Wortel
Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi kalau wortel baik untuk kesehatan mata ya. Wortel mengandung beta karoten yang baik untuk retina dan melindungi kerusakan mata akibat sinar matahari.

Ikan
Ikan-ikanan seperti salmon, tuna dan cod mengandung asam lemak dan omega 3 yang dibutuhkan oleh retina. Omega 3 juga dikenal untuk meningkatkan kemampuan otak. Jika Anda bukan penggemar ikan, Anda dapat menggantinya dengan pil minyak ikan untuk manfaat yang sama.

Kacang-kacangan
Almond, kacang mete, dan kacang tanah juga mengandung omega 3 seperti pada ikan. Meskipun omega 3 yang dikandung tidak sebanyak pada ikan, kacang-kacangan dapat mencegah mata dari kekeringan dan penyakit mata.

Alpukat
Buah yang satu ini mengandung banyak lutein daripada buah yang lainnya. Lutein dapat mencegah katarak saat usia Anda senja nanti.

Dark chocolate atau coklat hitam
Selain untuk menjadi pencuci mulut, coklat hitam sangat baik untuk penglihatan Anda. Dark chocolate mengandung flavonoid yang melindungi pembuluh darah pada mata Anda. Jika pembuluh darah mata kuat maka kornea dan lensa mata Anda pasti akan kuat juga.

Selamat mencoba ya. Mata yang sehat merupakan cerminan badan yang sehat pula. Hindari katarak sejak dini dengan menjaga kesehatan mata.

Makanan Penyebab Bau Keringat dan Bau Mulut

Makanan Penyebab Bau Keringat dan Bau Mulut

Bau badan dan bau mulut tak hanya disebabkan kurang terjaganya kebersihan tubuh dan rongga mulut, tapi juga bisa dipengaruhi makanan yang Anda konsumsi. Apa saja makanan yang harus dibatasi agar terhindar dari bau badan dan bau mulut?

1. Rempah-rempah
Rempah-rempah yang memiliki aroma menyengat seperti bawang putih, bawang merah, dan kari  biasanya akan memproduksi gas sulfur. Kemudian gas diserap oleh darah dan dieliminasi paru-paru dan pori-pori kulit. Inilah yang dapat menimbulkan bau badan dan bau mulut.

2. Daging Merah
Proses mencerna daging merah membutuhkan waktu yang lama. Saat makanan tidak tercerna maka racun dan gas berbau busuk akan dilepaskan. Akibatnya, keringat Anda menjadi bau.

3. Makanan Olahan & Junk Food
Makanan olahan yang mengandung banyak garam/gula, tepung, dan minyak terhidrogenasi berpotensi membusuk di perut. Akibatnya, napas dan tubuh menimbulkan bau tak sedap.

4. Produk Susu
Produk susu kaya akan protein. Saat dipecah dalam perut bisa menimbulkan hidrogen sulfida dan metil merkaptan yang memicu bau busuk.

5. Gorengan
Lemak dan minyak yang ada dalam makanan yang digoreng dan berlemak menjadi tengik dengan berjalannya waktu, dan bisa mengarah pada pencernaan yang buruk. Hal ini juga menyebabkan bau badan yang buruk.

Apa sich OCD Obsessive-Compulsive Disorder

 
 
OCD adalah nama suatu penyimpangan kejiwaan yang ditandai dengan adanya gejala seperti kepanikan, kecemasan, tindakan berulang, dan hal-hal lain untuk mengurangi kepanikan tersebut. Intinya, OCD adalah semacam masalah kejiwaan dimana penderitanya memiliki kebiasaan rutin atau obsesi tertentu akan sesuatu.

Ada beberapa ciri OCD, antara lain memiliki obsesi akan sesuatu benda khusus, punya kebiasaan khusus yang berulang seperti menghitung anak tangga, merapikan buku berulang kali, mencuci tangan berulang kali, dsb, sikap perfeksionis yang berlebihan, dll. Tidak semua ciri itu merupakan tanda OCD, ada juga yang OC personality disorder, atau simptom lainnya.

Mengapa aku membahas ini?? Karena sebagian besar pemiliki OCD adalah perempuan. Sadar atau tidak sadar, kaum wanita memiliki banyak kebiasaan yang dapat dikaitkan dengan OCD ini. Menghitung kancing ketika tegang, menghitung jumlah mobil, menghitung anak tangga, mungkin adalah sesuatu yang wajar dilakukan oleh sebagian dari kita. Bisa saja itu salah satu contoh OCD ringan?? Siapa tahu…
Kalau sudah parah, OCD ini bisa berbahaya. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Zaman sekarang, tidak heran kan kalau orang dibunuh hanya karena dia terlalu bawel akan segala sesuatu??

Kadang aku merasa punya OCD. Aku paling tidak suka jika buku-bukuku tidak diletakkan persis di tempatnya semula. Aku juga sangat suka dan sering merapikan buku-bukuku. Setiap file dan folder di komputer harus teratur dan dinamai dengan rapi dan seragam. Ada yang beda sedikit pasti membuatku terganggu.

Aku juga sangat tidak suka mendengar gaya bahasa yang tidak sesuai aturan berbahasa. Memang sih, sehari-hari aku juga pakai bahasa informal, tetapi kalau sudah urusan kata ganti, aku paling bawel. Aku sangat benci kata ganti “kita” dan kata “secara” yang dipakai dalam bahasa gaul zaman sekarang. Mereka memakainya tanpa mengerti konteksnya! Itu kan sama saja bodoh!
Yah, hanya sekilas saja mengenai OCD. Kapan-kapan aku cari artikel ilmiahnya, kalau bisa yang versi bahasa Indonesia. Soalnya setiap artikel mengenai psikologi modern dituliskan dalam bahasa Inggris. Entah memang para psikolog Indonesia jarang menulis di website atau memang ilmu ini tidak terlalu dianggap di negeri kita tercinta ini. Hanya pas ada kejadian heboh macam psikopat Ryan saja, para psikolog seperti keluar dari lubang persembunyiannya. Terus berasumsi macam-macam deh… Terserahlah.

Salam, Teams.

N.B. Coba ingat-ingat lagi, apakah ada kebiasaan kalian yang terus berulang dan sifatnya tidak wajar, alias kalian tidak tahu alasan mengapa kalian melakukannya terus menerus seperti itu?? Mungkin itu ciri awal OCD. Tidak apa-apa, selama hal itu tidak memerangkapmu dalam suatu pikiran obsesif, kamu belum gila kok…

Artikel bahasa Inggris mengenai OCD dari en.wikipedia.org : ocd
Artikel bahasa Inggris mengenai OCPD dari sumber yang sama, supaya tau bedanya antara OCD dan OCPD : ocpd
 

Tubuh Atletis pada Remaja Pria



Penekanan pada penampilan fisik sejak dini lekat dengan kehidupan anak-anak perempuan. Bentuk tubuh sempurna Barbie sudah menjadi standar yang dianggap cantik oleh anak perempuan.

Ternyata, mengutamakan penampilan fisik tak hanya dominasi kaum hawa. Remaja pria pun semakin banyak yang mengalami gangguan pola makan demi tubuh sempurna.

The National Eating Disorder Association AS melaporkan bahwa satu juta kaum adam menderita gangguan makan. Tetapi hanya 10 persen dari mereka yang mencari pengobatan.

Tekanan keluarga, sosial, dan tekanan dari teman merupakan faktor yang dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat pada pria. Sebagian remaja pria ingin berusaha tampil seperti karakter action figure dengan tubuh berotot, atletis, dan menarik.

Beberapa peneliti percaya bahwa action figure seperti G.I. Joe, mempromosikan fisik yang terlalu berotot, sesuatu yang erat berhubungan dengan maskulinitas tinggi. Beberapa olahraga, seperti senam dan menyelam, juga mengharapkan tipe tubuh tertentu.

Penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut menyebabkan banyak remaja mengonsumsi suplemen, demi memperbaiki masalah internal mereka: ketidakpuasan pada tubuh. Mereka juga berolahraga secara berlebihan dan terlibat perilaku maladaptif lainnya untuk mengelola berat badan, termasuk membatasi makan, dan pesta minuman keras.

Penggunaan suplemen makanan dan diet kerap dilakukan. Namun, banyak yang tidak mempertimbangkan dampak bahaya dari kebiasaan tersebut. Antara lain kenaikan berat badan yang berhubungan dengan retensi air, kram otot, dehidrasi, muntah, pusing, dan diare. Dalam kasus ekstrim, suplemen juga dapat menyebabkan gagal ginjal.

Sebuah kasus di AS menyebutkan seorang remaja harus menjalani transplantasi ginjal karena mengasup suplemen protein dan kreatin secara berlebihan.

Namun, tidak berarti semua suplemen itu buruk. Hanya, mengingat efek sampingnya yang cukup serius, perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil keputusan untuk mengonsumsinya.

Sama seperti stigma yang melekat dengan wanita dan gangguan makan, para pria juga mesti waspada. Banyak pria merasa sangat sulit mencari bantuan karena mereka merasa tidak nyaman, malu, atau risih jika orang tahu mereka mengidap gangguan makan.

Dalam masyarakat, pria selalu diharapkan untuk menjadi yang terkuat, mereka mungkin merasa lemah untuk mengakui bahwa mereka memiliki penyakit. Padahal, rasa malu dapat menghalangi mereka dari mencari bantuan. Medis dan psikiatris juga harus berperan dalam membantu gangguan makan pada laki-laki.

dikutip info-sehat.com

Merawat Bulu Kemaluan Pria Dan Wanita

Info Menarik: Tips Merawat Bulu Kemaluan Pria Dan Wanita

Tips sehat Merawat Bulu Kemaluan - Jangan remehkan untuk masalah sepele, bulu kemaluan anda. Adapun Tips merawat bulu kemaluan bagi kaum pria atau cara merawat bulu kemaluan buat wanita. cara ini sangat harus di perhatikan, Pada prinsipnya kemaluan memiliki bulu itu karena ada fungsinya. Bulu kemaluan ini harus mendapat perawatan yang sempurna rapi dan tentunya juga sehat bagi anda. Cara merawat bulu kemaluan Tentu tidak dianjurkan asal-asalan, seperti dengan cara mencabut bulu kemaluan sembarangan, cara mencabut sangat tidak disarankan sama sekali.
Menurut sebuah buku yang bersumber dari Kesproholic dot info telah menyarankan, dalam merawat dan memelihara bulu kemaluan baik pria atau wanita sangat tidak dianjurkan, untuk membersihkan bulu-bulu pada daerah kemaluan dengan teknik mencabut. Adapun menurut Mitra INTI, jika cara membersihkan bulu dengan cara mencabutnya, maka dampak yang akan timbul adalah iritas dan penyakit kulit. Karena lubang pada bekas cabutan bulu tersebut bisa menjadi akses bagi kuman atau jamur. yang pada proses selanjutnya dapat memicu timbulnya jamur dan infeksi pada kelamin.

Bulu kemaluan yang lebat menurut sebagian pasangan,katanya dapat menimbulkan sensasi tersendiri. Tapi taukah anda di sebalik lebatnya bulu kemaluan dapat menimbulkan masalah juga?. masih menurut sumber dari Kesproholic dot info dan Mitra Inti, Bulu kemaluan yang tidak pernah dirawat atau dirapikan juga mengakibatkan munculnya kutu, kuman,bakteri bahkan jamur. yang pada akhirnya menjadi sumber penyakit bagi anda.
Merawat bulu kemaluan di sini maksudnya cukup dirapikan atau di potong pendek, bukan berarti anda harus Pergi kesalon untuk perawatan :) . Cara merawat bulu kemaluan yang terlalu lebat, pertama anda harus menggunakan gunting, jika anda sudah merasa cukup pendek lebih kurang 1/2 cm, baru bisa anda lanjutkan dengan pisu cukur. Jika dalam kondisi panjang langsung anda babat pakai pisau cukur, sangat tidak disarankan, ini bisa mengakibatkan bulu kemaluan tercabut.

Setelah dipakai peralatan yang digunakan mencukur bulu kemaluan, cuci bersih kesemua peralatan dan simpan pada tempat yang kering. tidak disarankan menyimpan peralatan cukur pada tempat yang lembab, karena ini bisa menyebabkan peralatan akan di tumbuhi jamur dan bakteri. saran, milikilah alat cukur masing-masing meskipun anda adalah pasangan suami istri.

Tips: Jika ini pengalaman pertama anda dalam mencukur bulu kemaluan, mungkin sehari setelah di cukur, anda akan mendapat sedikit rasa agak gatal plus seperti orang kehilangan sesuatau. namun anda tidak diperbolehkan menggaruk ketika datang rasa gatal, untuk mengusir rasa gatal akibat tumbuh bulu baru, oleskan minyak cajuput yang dicampur minyak zaitun.

Tips: Untuk wanita seharusnya rajin merapikan bulu kemaluan, menurut sebuah Survey 7 dari 10 Pria sangat menyukai wanita tanpa bulu kemaluan.

Semoga info dan tips ini bermanfaat

Ponsel Biasa Paling Banyak Kuman Dibanding Tablet & Ponsel Layar Sentuh

Ponsel layar sentuh dan tablet cenderung dianggap mengandung banyak kuman karena berinteraksi langsung dengan tangan kosong ataupun udara bebas. Tapi sebuah studi baru dari Inggris mengemukakan bahwa ponsel biasa atau ponsel yang dilengkapi dengan keypad ternyata jauh lebih terkontaminasi kuman daripada tablet dan ponsel dengan layar sentuh (touchscreens).
Peneliti dari University College London menemukan 24 persen ponsel yang dilengkapi tombol atau keypad dipastikan positif sarat akan bakteri yang dapat menyebabkan ruam pada kulit, gangguan pernafasan hingga keracunan makanan.

Bahkan pada alat komunikasi yang menggunakan teknologi layar sentuh tingkat kontaminanya justru menurun menjadi sebanyak tiga persen saja.

"Tak seperti ponsel layar sentuh, ponsel dengan tombol-tombol atau keypad memiliki permukaan yang tak rata sehingga bakteri-bakteri mudah bersembunyi di sela-selanya sekaligus membuatnya lebih sulit dibersihkan," terang peneliti Pallavi Pal, MD, seperti dilansir menshealth, Minggu (14/4/2013).

"Tak hanya ponsel, laptop dan mp3 yang dilengkapi tombol-tombol tertentu juga cenderung mengandung lebih banyak kuman dibandingkan dengan perangkat serupa yang menggunakan teknologi layar sentuh," tambahnya.

Namun kendati ponsel atau tablet dengan layar sentuh tak banyak dihinggapi kuman, Dr. Pal menyarankan agar ponsel atau tablet yang menggunakan teknologi layar sentuh tetap rajin dibersihkan. "Di antaranya menyeka layar ponsel dengan tisu atau pembersih disinfektan sedikitnya satu kali dalam seminggu," sarannya.

Selain itu, para pakar meminta agar setiap orang memastikan tidak menyemprotkan cairan apapun langsung ke permukaan ponsel (apapun jenisnya) karena hal itu dapat merusak pengeras suara, earphone atau komponen lain dari ponsel.


(vit/vit)  

Membedong Bayi, Boleh Kok! Itu Ide Bagus!


Boleh, kok, membedong bayi, asal caranya benar sehingga bayi bisa merasa hangat dan nyaman. Jika sebelumnya sempat ada yang melarang bedong, hal ini terpatahkan oleh pengamatan Raleigh, konsultan tidur bayi dari North Carolina, Amerika Serikat.

Kata Raleigh, membedong terbukti dapat membuat lebih nyaman sehingga bayi tak mudah rewel, mencegah bayi baru lahir tidur menelungkup yang dapat membahayakannya, hangat, juga merasa aman karena mengingatkannya pada saat ia di dalam kandungan, sementara dunia ini masih asing baginya. Tak hanya Raleigh, Dr Harvey Karp, ahli masalah bayi tidur, serta American Academy of Pediatrics, menganjurkan membedong bayi.

Jika membedong bayi dianggap berbahaya, mungkin sudah ada ribuan orangtua melaporkan kejadian berbahaya, tapi ternyata tidak. Dengan membedong, bayi akan terhindar dari SIDS (sudden infant death syndrome) atau kematian mendadak saat tidur, karena bayi tetap pada posisi terlentang.

Itulah mengapa, disarankan untuk membedong bayi sejak bayi lahir hingga bisa berguling. Namun begitu, sebaiknya bayi jangan terus-menerus dibedong. Kita perlu memberikan ia kebebasan untuk bergerak, misalnya saat sedang bermain, pun jika kita masih sharing tempat tidur karena dikhawatirkan membuatnya kepanasan.

Berikut cara membedong yang benar:

1. Rentangkan selimut bayi, lalu lipat 1/6 di bagian atasnya.
2. Letakkan bayi di atas selimut, lalu masukkan tangan kanan dan kirinya ke dalam lipatan.
3. Bungkus bayi dengan melipat tangan kiri atau kanan bersamaan dengan selimut ke arah perut.
4. Lipat bagian bawah selimut ke arah belakang supaya kaki bayi tertutup rapat.
5. Yang perlu diingat saat membedong, gunakan selimut yang lembut dan nyaman, jangan terlalu kencang,    dan jangan menutupi mulut atau hidung karena membuat bayi sulit bernapas.

(Tabloid Nakita)

Benarkah Diet Tinggi Protein Baik Bagi Tubuh ?


Menghilangkan kelebihan berat badan dengan menyantap steak, burger, keju dan bacon tanpa merasa lapar? Hm, siapa yang tak mau. Para pecinta daging telah lama memperkenalkan diet tinggi protein dan rendah karbohidrat. Beberapa jenis diet seperti Atkins, Zone, Protein Power dan Sugar Busters telah merancang diet tinggi protein ini. Kendati banyak dari diet ini  berhasil, Anda perlu tahu benar mengenai hasil dan risiko sebelum  menjalani diet tepat bagi Anda.

Berapa Banyak Protein?

Kebanyakan orang Amerika mendapatkan 12 hingga 18 persen kalori dari protein. Dengan diet tinggi protein, mereka akan lebih banyak mendapatkan porsi makanan sumber protein.
Protein mungkin hanya berjumlah setengah dari kalori perhari Anda. Kebanyakan kalori hewani  ekstra  didapat dari daging, telur, dan keju. Sementara sering kali, diet membatasi ketat konsumsi sereal, beras, buah dan sayuran. Lantas, mengapa diet in berhasil?

Bagaimana Kerja Diet Protein?

Ketika Anda memotong konsumsi karbohidrat, Anda mungkin kehilangan lebih banyak berat badan karena mengalami kehilangan cairan tubuh. Lalu, dengan tanpa ekstra karbohidrat, tubuh mulai membongkar cadangan lemak sebagai kalori. Melalui mekanisme yang disebut ketosis. Ini akan membuat diet seakan mudah karena tak selalu merasa lapar. Sayangnya, kebanyakan proses ketosis membuat seseorang mengalami sakit kepala, iritabilitas, mual, gangguan ginjal hingga palpitasi jantung.

Apakah Diet Tinggi Protein Aman?

Banyak ahli medis kurang menyepakatinya.  The American Heart Association tidak merekomendasikan diet tinggi protein. Terlalu banyak lemak dari daging dan produk susu yang dapat meningkatkan kolesterol dan risiko serangan jantung.
Tidak makan sayuran dan beras-berasan juga dapat membuat tubuh kekurangan serat dan nutrisi penting. Bagaimanapun, diet tinggi protein memang dapat membantu melawan obesitas. Diet dalam takaran sedang, dengan memangkas lemak namun mengurangi karbohidrat besar-besaran,memang dapat saja efektif.
 
Memulai Diet Tinggi Protein
Jadilah pemilih

Utamakan rencana diet tinggi protein rendah lemak, selain juga rendah karbohidrat. Hindari perencanaan diet yang ekstrim, misal, dengan tidak makan daging berlemak namun tetap memakan dalam jumlah terbatas makanan sumber karbohidrat. Dokter  akan lebih baik dalam memberikan perencanaan diet yang tepat.

Pikirkan Daging Putih

Ayam dan unggas dapat saja menjadi menu utama diet tinggi protein. Jika Anda memilih protein putih, Anda juga dapat mengurangi  risiko makanan tinggi lemak. Untuk lebih mengurangi lemak, cobalah menghilangkan bagian kulit yang banyak mengandung lemak tak baik.

Kedelai juga Tinggi Protein

Tahu, burger tempe, tempe, dan makanan berbahan kedelai lainnya adalah nutrisi nabati yang kaya protein. Sebagai tambahan, makan 25 gram protein kedelai setiap hari yang dapat menurunkan kolesterol Anda.

Banyak Protein, Banyak Risiko?

Beberapa komunitas kesehatan peduli akan diet tinggi protein, khususnya dengan diet tinggi protein jangka panjang. Diet yang tinggi lemak jenuh dan rendah serat (seperti juga diet tinggi protein) dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Risiko kesehatan potensial  ketika menjalani diet tinggi protein dalam jangka panjang adalah osteoporosis (pengeroposan tulang) dan penyakit ginjal.

dari berbagai sumber

Gemetar, Kaku dan Tak Stabil Saat Berjalan? Awas Kena Parkinson

Masih ingatkah Anda pada sebuah film berjudul Love and Other Drugs yang dibintangi Anne Hathaway? Film ini mengulas singkat mengenai ciri klasik penyakit parkinson.



Gerakan tremor monoton menjadi salah satu yang utama. Tapi, sebenarnya masih banyak ciri klasik lainnya.

Dalam diskusi bertema Seni Parkinson: Saya dan Keluarga beberapa ciri klasik parkinson dibahas tuntas oleh dr Diatri Nari Lastri, Sp.S(K) selaku narasumber dan sekretaris jenderal pengurus pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI).

Hal ini ia bahas dalam seminar untuk memeringati Hari Parkinson Sedunia tepat hari ini. Seminar ini mengambil tempat di Energy Cafe, Energy Building Jl Jend Sudirman Kav. 52-53 Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Dr Diatri mengatakan gejala-gejala berikut ini merupakan gejala parkinson. Biasanya dikenal dengan sebutan TRAP.

T = Tremor. Ini adalah gejala monoton yang banyak terlihat pada pengidap parkinson. Biasanya menyerang pada tangan pasien.

R = Rigidity atau kekakuan. Akibat saraf yang tidak dapat bekerja dengan baik maka akan sangat dirasakan kekakuan pada bagian tubuh tertentu, bagian tubuh yang paling banyak diserang adalah wajah, tangan, dan kaki.

A = Akinesia. Tanda ini merupakan kakunya wajah sehingga tidak dapat berkedip atau memberikan ekspresi.

P = Postural instability. Tanda ini ditunjukkan dengan adanya ketidakseimbangan atau kestabilan waktu berjalan. Inilah yang dapat menyebabkan bahaya pada pengidap parkinson.

Namun, beberapa penyakit lain seperti stroke atau infeksi otak dapat memiliki tanda yang sama. Hanya saja, jika terjadi 2 atau 3 tanda diatas secara bersamaan bisa dipastikan itu adalah gejala parkinson.

Selain ciri klasik di atas, masih ada beberapa gejala lainnya. Beberapa di antaranya, ketika berjalan salah satu tangan tidak 'melenggang' juga mengecilnya suara perlahan ketika berbicara.

Kekakuan saat menulis sehingga tulisan semakin lama semakin kecil bahkan mengeluarkan liur terus menerus atau 'drooling' juga merupakan ciri lain dari gejala parkinson.


(up/up) Erninta Afryani Sinulingga    

Ternyata, Angkat Berat Bantu Pria Cegah Diabetes

Jakarta, Mulai sekarang rajin-rajinlah ke gym. Selain membuat Anda berotot dan lebih bugar, ternyata sebuah studi baru menemukan pria yang rajin melakukan latihan angkat berat dapat terhindar dari penyakit diabetes.

Tim peneliti gabungan dari Harvard University, Boston dan University of Southern Denmark, Odense mengamati 32.000 pria sejak tahun 1990 hingga 2008 untuk mengetahui kaitan antara olahraga, khususnya angkat berat terhadap risiko pria untuk terkena diabetes.

Kemudian setelah disesuaikan dengan faktor-faktor lain seperti kebiasaan menonton televisi, riwayat diabetes dalam keluarga, kebiasaan merokok dan pola makan, peneliti pun mengkategorisasi partisipan ke dalam tiga kelompok berdasarkan seberapa banyak porsi latihan angkat berat yang mereka lakukan setiap minggunya: antara 1-59 menit; 149 menit dan 150 menit ke atas.

Hasilnya, peneliti mengidentifikasi adanya 2.278 partisipan yang terkena diabetes selama periode studi. Tapi partisipan yang rutin melakukan latihan angkat berat tetap mengalami penurunan risiko diabetes, tak peduli berapa lamapun mereka menghabiskan waktu untuk latihan.

Untuk partisipan yang hanya menghabiskan waktu 1-59 menit, risiko diabetesnya berkurang sebesar 12 persen, 25 persen untuk partisipan yang latihan angkat berat selama 140 menit dan 34 persen untuk partisipan yang latihan angkat berat selama 150 menit ke atas. Artinya semakin lama waktu yang dihabiskan untuk latihan angkat berat, maka semakin kecil risikonya untuk terserang diabetes.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Internal Medicine ini pun sepakat dengan temuan sebelumnya yang mengatakan latihan aerobik seperti jogging atau lari juga mengurangi risiko diabetes. Bahkan peneliti studi ini mengungkap untuk masing-masing waktu yang dihabiskan partisipan melakukan latihan aerobik, risiko diabetesnya berkurang sebesar 7 persen, 31 persen dan 52 persen.

"Banyak orang yang mengaku kesulitan untuk rutin melakukan latihan aerobik, tapi temuan ini menunjukkan bahwa latihan angkat berat juga bisa jadi alternatif aerobik untuk mencegah diabetes tipe 2," tandas peneliti Anders Grontved, seorang peneliti gizi dan mahasiswa doktoral epidemiologi olahraga dari University of Southern Denmark.

Menurut Grontved, partisipan yang mendapatkan manfaat pencegahan diabetes terbesar adalah partisipan yang mengkombinasikan antara angkat berat dan latihan aerobik. Pasalnya pria yang melakukan latihan aerobik dan angkat berat selama 150 menit setiap minggunya terbukti mengalami penurunan risiko diabetes hingga 59 persen.

Peneliti lain, Dr. Frank Hu yang juga seorang profesor gizi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health menerangkan jika peningkatan massa otot dapat menyebabkan penambahan sensitivitas insulin pada tubuh.

Lagipula selama ini penderita diabetes tipe 2 diketahui tak mampu mengendalikan kadar gula darahnya karena resistensi mereka terhadap insulin. Kondisi ini merupakan efek dari obesitas yang menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga tubuh tak mampu memanfaatkan insulin dengan baik.

"Saya kira manfaat angkat berat itu benar-benar nyata. Segala jenis olahraga mungkin juga bermanfaat untuk mencegah diabetes, tapi angkat berat yang dikombinasikan dengan aerobik tampaknya memberikan hasil terbaik dari semuanya," pungkas Dr. Hu seperti dilansir cbsnews, Selasa (9/4/2013).

Namun karena studi ini hanya mengkaji partisipan pria, Grontved mengakui jika temuan studi ini belum dikatakan efektif untuk wanita.


(up/up)  

Satu Bungkus Keripik Sehari = Lima Liter Minyak Setahun


Apa bahayanya makan sebungkus snek keripik kentang setiap hari? Michael Moss, penulis buku berjudul Salt, Sugar, Fat: How The Food Giants Hooked Us , siap memaparkan hasil investigasinya.
Moss menyebut adiksi pada cemilan ini tak hanya berakibat buruk pada tingkat obesitas dan penyakit jantung, namun juga dapat memberi pengaruh buruk pada perkembangan bayi yang masih berada di dalam rahim. Ia menyebut, janin yang mendapat asupan terlalu banyak cemilan gurih ini saat berada dalam kandungan akan lahir menjadi anak yang hiperaktif dan berpotensi lebih besar untuk menderita kanker.
Latar belakang Moss menulis buku ini adalah adanya tren yang sangat berbahaya terkait dengan kebiasaan masyarakat Inggris, negara kelahiran Moss, yang semakin suka mengemil. Inggris dilaporkan menghabiskan 6 milyar bungkus keripik selama setahun, ini setara dengan 1 ton bungkus keripik dikonsumsi setiap tiga menit, atau hampir 100 bungkus per orang per tahun.
Padahal, mengemil sebungkus keripik setiap hari (seperti yang dilakukan kebanyakan anak-anak di Inggris saat ini), artinya sama dengan meminum hampir lima liter minyak goreng dalam setahun. Ini belum termasuk lemak, gula, dan garam yang terkandung dalam setiap bungkusnya.
 Banyak orang tak percaya sebungkus makanan yang dibalut dengan wadah dan warna menarik ini bisa sedemikian jahat. Moss menyebut dalam bukunya, “Logo dan warna cerah itu sengaja didesain oleh perusahaan sebagai topeng untuk makanan yang mampu menggoda indera pengecap kita sampai tahap kecanduan.”
Moss juga mengaku telah melakukan investigasi yang menguak cara-cara perusahaan snek mengolah produknya dengan bahan baku yang sangat presisi, sehingga memengaruhi bagian dalam otak manusia yang berfungsi sebagai pusat keinginan (crave center) .
 Ketika Anda menggigit sekeping keripik, jabarnya, rasa asin langsung menyergap. Efek ini disebut sebagai efek ledakan rasa oleh industri snek. Keripik modern juga dipenuhi lemak yang terasa sangat enak di dalam mulut. Kita dapat merasakan lemak ini melalui rangkaian saraf yang disebut trigeminal, yang terletak di langit-langit dan bagian belakang mulut. Semakin enak makanan di mulut, semakin kita ingin memakannya lagi.
 Selain garam dan lemak, “Kandungan gula dalam sebungkus keripik menjadikan trio ini senjata ampuh. Tiga rasa itu secara insting merupakan rasa yang diinginkan otak manusia.”
Namun senjata rahasia terampuh yang dimiliki sekantong keripik yang kini banyak beredar di pasaran adalah sensasi krispi buatannya. “Penelitian menunjukkan, semakin keras suara kriuk yang ditimbulkan keripik saat Anda menggigitnya, semakin Anda menyukainya.”


Ajeng

Kanker Tidak Perlu Diobati


Tidak Semua Kanker Perlu Diobati dengan Obat Terbaru

Jakarta, Kanker masih menjadi ancaman yang ditakutkan banyak orang hingga saat ini. Berbagai pengobatan pun sudah dikembangkan untuk menyembuhkan atau menangkal penyebaran sel-sel kanker. Kini mulai muncul banyak penelitian yang dilakukan untuk menemukan obat baru pelawan kanker.

"Obat baru memang amat penting sebab dapat meningkatkan keberhasilan penanganan kanker pada pasien. Tapi terkadang obat baru tersebut terlalu dielu-elukan. Padahal beberapa jenis kanker tidak membutuhkan obat baru," kata dr Ang Peng Tiam kepada detikHealth seperti ditulis pada Minggu (7/4/2013).

Dr Ang Peng Tiam merupakan dokter spesialis kanker terkemuka di Singapura, sekaligus menjabat sebagai Medical Director and Senior Consultant of Medical Oncology di Parkway Cancer Centre, Singapura. Dalam bincang-bincang di Seafood Terrace, Level 5, Grand Hyatt Jakarta, Jl. MH Thamrin, Jakarta, dr Ang menganalogikan kanker dengan memasak.

Menurut dr Ang, onkologi memerlukan formula, mirip resep masakan. Untuk mendapat masakan yang enak, chef harus mengikuti langkah-langkah yang sudah ada. Tapi chef sejati adalah chef yang tahu formulanya, namun juga mempertimbangkan ukuran dan kondisi bahan masakan serta pelanggan.

"Dalam penanganan kanker juga demikian. Dokter muda membuka buku resep dan mengikuti langkah-langkahnya. Tapi semakin matang, kita tahu bagaimana penyesuaiannya untuk memastikan pasien sejahtera. Chef sejati tak perlu buku memasak, tapi dia sudah tahu caranya untuk membuat makanan yang baik," jelas dr Ang.

Walau begitu, penemuan obat kanker tetap perlu terus dilakukan untuk mencari pengobatan yang efektif dan efisien. Dr Ang menerangkan, saat ini yang tengah menjadi perhatian oleh pusat kankernya dan berbagai peneliti lain di dunia adalah mengenai molekular genetik pemicu kanker.

Jadi peneliti mencoba mengidentifikasi terapi yang menargetkan gen yang akan berubah menjadi kanker, lalu menghambat jalur perkembangannya. Jika jalur ini sudah terhambat, maka penyakit kanker dapat dicegah atau minimal menjadi kurang agresif. Pada akhirnya, obat ini akan berimbas pada pengobatan yang lebih efektif.

"Pada kanker paru-paru yang menyerang orang bukan perokok, kita tahu sebagian besar pasien memiliki abnormalitas pada gennya yang memicu mutasi penyebab kanker. Dengan meminum obat, maka kita bisa menghambat kemunculan kanker hingga 70 persen," ungkap dr Ang.


(pah/vit)    

Waspadai TORCH Saat Kehamilan

klinik kesehatanku

TORCH

Kehamilan merupakan bagian yang membahagiakan dalam kehidupan suami istri. Seorang anak yang sehat tentu menjadi dambaan. Namun, pada kasus tertentu, karena kurangnya pengetahuan ada wanita hamil yang terinfeksi TORCH. Akibatnya, dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan cacat, tidak sempurna atau kematian bayi. Apa sebenarnya TORCH itu?
TORCH merupakan akronim dari beberapa infeksi jenis penyakit bawaan yang akan berbahaya untuk janin bila diderita oleh ibu hamil. Penyakit-penyakit ini dengan mudah akan menginfeksi janin dalam kandungan seorang ibu yang sedang hamil. Penyakit yang merupakan bagian dari TORCH terdiri atas virus dan juga beberapa bakteri. TORCH sendiri merupakan akronim yang jika dijabarkan merupakan beberapa penyakit sebagai berikut ini:
  • T: Toxoplasmosis atau Toxoplasma gondii. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah toksoplasmosis.
  • O: Other infections atau infeksi lainnya seperti Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19.
  • R: Rubella atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Rubela atau Campak Jerman.
  • C: Cytomegalovirus atau dikenal sebagai sitomegalovirus atau virus herpes manusia 5.
  • H: Herpes simplex virus atau virus herpes simpleks.
Akronim lain yang juga mirip yaitu TORCHES yang merupakan singkatan dari Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex, dan Syphilis.

Toksoplasmosis

Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Janin yang terinfeksi penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Bisa pula menyebabkan kelainan pada bayi saat dewasa.

Rubela

Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Penyakit ini semakin berbahaya apabila diderita oleh wanita yang usia kehamilannya masih muda, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.

Cytomegalovirus (CMV)

Penyebab: Disebabkan oleh virus cytomegalo.
Akibat: Bila infeksi dialami oleh ibu hamil, maka bayi yang dikandung beresiko menderita pembesaran kepala, pengapuran otak, pembesaran hati, tuli, atau bentuk kaki dan tangan yang tidak normal.

Herpes Simpleks tipe II

Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan yang berbahaya bagi ibu hamil adalah jenis Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Infeksi ini menyerang alat kelamin. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi penyakit ini dapat menderita kelainan pada kulit, yaitu kulit melepuh.

Mencegah TORCH

Mengingat bahaya dari TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
  • Makan makanan bergizi

    Saat hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan bergizi. Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai penyakit termasuk TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
  • Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan

    Ada baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
  • Melakukan vaksinasi

    Vaksinasi bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.
  • Makan makanan yang matang

    Hindari memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu konsumsi makanan matang dalam keseharian Anda.
  • Periksa kandungan secara terartur

    Selama masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
  • Jaga kebersihan tubuh

    Jaga higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah penting.
  • Hindari kontak dengan penderita penyakit

    Seorang wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Dengan mencari lebih banyak informasi tentang kehamilan serta merawat dirinya sebelum dan selama masa kehamilan maupun dengan memikirkan masak-masak jauh di muka tentang berbagai aspek melahirkan, seorang wanita akan melakukan sebisa-bisanya untuk memastikan kehamilan yang lebih aman. Maka, bagi seorang wanita hamil, cobalah untuk selalu waspada terhadap berbagai penyakit seperti TORCH agar bayi Anda terlahir sehat.

sumber : kumpulan.info

Dot Hambat Perkembangan Emosi Bayi


klinik kesehatanku
Orang tua yang ingin anaknya tidak mengalami kelambatan pertumbuhan, sebaiknya tidak memberikan dot pada bayi mereka. Walaupun dot satu-satunya alat yang bisa meredakan tangis anak.


Sebuah penelitian baru dari Universitas Wisconsin-Madison menyebutkan, bayi yang sering menggunakan dot akan mengalami gangguan perkembangan dan emosi.

"Dot membatasi perkembangan emosional bayi karena membatasi mereka untuk meniru ekspresi wajah orang lain," ujar Paula Niedenthal, Professor Psikologi dari University of Wisconsin-Madison, Kamis, 20 September 2012. Padahal, meniru adalah cara yang paling efektif bagi bayi untuk membantu memahami emosi dan perasaan orang lain.

Penelitian ini menunjukkan, bahwa dengan dot di mulut, bayi tidak bisa tersenyum, cemberut, atau menggambarkan emosi di wajah mereka. Alur emosi mereka terhambat oleh alur dot di mulut dan banyak orang tua yang tidak mengetahu atau membaca ekspresi mereka.

Meski begitu, dot tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap bayi perempuan. Menurut sebuah penelitian di Jurnal Dasar dan Psikologi Terapan, bayi perempuan yang menggunakan dot, lebih mampu mengekspresikan wajah mereka, dibandingkan bayi laki-laki.

Dalam menguji dampak penggunaan dot, Niedenthal melakukan tiga kali pengujian. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan dot dan pengelolaan emosi para bayi yang tersebar di Amerika dan Perancis.

Dalam penelitian pertama ditemukan hasil, 6 dari 7 bayi yang menghabiskan masa kecil mereka dengan dot di mulut, kurang mampu menirukan atau menunjukkan ekspresi wajah, ketika ekspresi mereka dalam video ditampilkan.

Penelitian kedua adalah skoring yang dilakukan terhadap bayi atau balita yang selalu menggunakan dot dalam setiap pergaulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa anak-anak yang menggunakan dot tidak mampu berempati dan berinteraksi dengan teman sebayanya, karena terlalu sibuk dengan dot mereka.

Penelitian ketiga yang dilakukan adalah penelitian yang dilakukan sekelompok mahasiswa untuk menilai tingka kecerdasan seseorang terutama dalam mengambil keputusan. Orang-orang yang menggunakan dot ketika masih kecil, memiliki nilai yang rendah dalam hal mengambil keputusan.

Meskibegitu, Joseph Campos, Professor Psikologi dari University of California menyatakan, hasil penelitian atas dampak pemakaian dot harus dilakukan lebih lanjut. "Penggunaan dot terhadap perkembangan emosi merupakan hal yang menarik dan menantang untuk didalami," ujarnya.

Campos melanjutkan, tidak semua peneliti setuju atas hasil yang didapat dalam penelitian yangmenghubungkan perkembangan emosi dengan penggunaan dot. Apalagi dampak negatifnya hanya terjadi pada bayi laki-laki. "Menemukan mengapa bayi perempuan tidak terpengaruh secara emosional atas penggunaan dot, adalah tantangan bagi Neadhental selanjutnya," kata Campos.

sumber : tempo.com

Waspadai Efek Samping Penggunaan Dot

klinik kesehatanku
Banyak ibu menyusui belum menyadari bahwa efek samping penggunaan dot bukan hanya membuat bayi berisiko mengalami binggung puting, tetapi juga membuat payudara mereka "kalah" dengan dot, sehingga produksi Air Susu Ibu (ASI) menjadi berkurang.

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI) Nia Umar saat acara talkshow di ajang Breastfeeding Fair 2012 yang berlangung di Grand Indonesia Shopping Town – Eastmall Level 2 (Exhibition Hall), Jakarta Jumat, (4/5/2012).

"Ketika bayi menyusu lewat payudara, ia dapat mengatur jumlah susu yang mengalir dari payudara. Tetapi dengan botol, tanpa dihisap pun susu bisa mengalir lebih cepat. Inilah yang membuat bayi akhirnya menolak untuk menyusui lewat payudara ibunya," tuturnya.

Nia mengatakan, penggunaan dot untuk asupan makanan bayi kini sudah menjadi tren atau kebiasaan masyarakat Indonesia. Padahal kata Nia, pada tahun 60-an masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang kulturnya menyusui.

Gencarnya iklan dan promosi susu formula yang masuk, memiliki kontribusi dalam mengubah pola pikir dan norma yang selama ini sudah ada di masyarakat, sehingga aktivitas menyusui kalah dengan penggunaan dot atau botol. "Kita bisa perhatikan di mana-mana orang melahirkan dikasih hadiah botol. Padahal belum tentu dia butuh," tegasnya.

Selama menyusui, bayi menggunakan rahang dan bibir untuk memompa dan mencekeram puting, sehingga membantu merangsang produksi ASI. Menyusu langsung dari payudara juga membantu pembentukan rahang dan gigi bayi sesuai dengan pertumbuhan fisiologis mulut.

Tidak semua bayi, kata Nia, akan mengalami bingung puting. Beberapa bayi biasanya tidak memiliki masalah bila harus berganti-ganti menggunakan botol dan payudara. Cara terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan terus memberikan ASI eksklusif pada bayi sebelum memperkenalkan botol pada 6 minggu pertama.

Berikut ini adalah tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bayi Anda sedang bingung puting :

- Bayi menyodorkan lidahnya ke atas selama mengisap dan mendorong payudara keluar dari mulutnya

- Bayi tidak membuka mulut cukup lebar. Akibatnya bayi hanya akan mengisap ujung puting sehingga dapat menyebabkan nyeri puting

- Bayi menjadi rewel dan mudah marah karena ASI tidak mengalir semudah ketika dia menggunakan botol

- Pasokan susu para ibu sering berkurang karena bayi tidak menyusu dengan benar.

sumber : dechacare.com

5 Makanan pemberi energi sebelum berolahraga

klinik kesehatankuSebelum berolahraga, sebaiknya Anda memang tidak mengonsumsi makanan yang terlalu berat. Namun sebaiknya Anda tetap mengisi perut dengan makanan pemberi energi seperti yang dilansir dari Yahoo Shine (17/10) berikut ini.

Kopi
Pelari akan menikmati secangkir kopi sebelum mengambil langkah pertama mereka. Peneliti memang pernah membuktikan bahwa kafein dalam kopi memberi stamina pada tubuh. Sehingga seseorang akan lebih tahan lama ketika berlari. Jika bukan penggemar kopi, Anda bisa menikmati teh hijau atau menambahkan susu tanpa gula untuk diminum sebelum Anda berolahraga.

Jahe
 Nyeri otot sering dirasakan setelah olahraga berat. Namun ada cara mudah mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan jahe. Mengonsumsi setengah sendok teh jahe mentah mampu menurunkan rasa nyeri sebanyak 25 persen, demikian menurut penelitian terbaru. Cara menikmatinya, campurkan jahe dalam teh demi mendapatkan khasiatnya.

Apel
Buah yang satu ini mengandung quercetin yang mampu meningkatkan metabolisme. Melalui sebuah penelitian, mengonsumsi suplemen quercetin mampu membuat atlet bersepeda bertahan 13 persen lebih lama dalam mengayuh. Jadi, jangan ragu mengonsumsi apel sebelum Anda berolahraga.

Jus cherry
Inflamasi sering menyerang otot dan memicu rasa sakit dan pembengkakan saat akan melakukan olahraga yang berikutnya. Demi menghindari masalah tersebut, Anda sebaiknya mengonsumsi jus cherry. Sebab kandungan polyphenol dalam cherry disebut mampu meredakan inflamasi. Faktanya, atlet yang mengonsumsi cherry setiap hari tujuh hari sebelum dan dua hari setelah latihan berat membuat kondisi otot pulih lebih cepat.

Bit
Terakhir, makanan yang mampu memberi energi sebelum Anda berolahraga adalah bit. Fungsi utama sayuran ini adalah membantu oksigen lebih cepat tersalurkan pada otot tubuh. Sehingga Anda tidak akan mudah lelah dan mampu berolahraga lebih maksimal.
Sudah siap melakukan aktivitas fisik yang lebih berat? Jika iya, jangan lupa menikmati makanan tersebut di atas ya!

sumber : merdeka.com

Salah ukuran bra bahayakan kesehatan




klinik kesehatankuFaktanya, 80 persen wanita menggunakan bra dengan ukuran yang tak sesuai dengan mereka. Ukuran bra memang tampak remeh. Namun ukuran bra yang salah bisa berakibat fatal pada kesehatan.
Berdasarkan penelitian di Sport Medicine Australia dan Breast research Australia, mengenakan bra dengan ukuran yang salah bisa menyebabkan masalah, seperti dilansir oleh Times of India (18/10), berikut ini.

1. Nafas tersendat
Bra yang terlalu ketat atau jika kawat bra tidak pas dengan tulang payudara, kalian tak akan bisa bernafas dengan benar. Tentunya, bra terlalu ketat akan menyebabkan saluran pernapasan terganggu.

2. Pencernaan terganggu
Tak hanya pernapasan, bra yang terlalu ketat juga mengganggu jalannya sistem pencernaan. Sistem pencernaan bisa terhalang oleh bra yang terlalu menekan tubuh.

3. Sakit punggung
Jika bra tidak terpasang dengan sesuai dan tepat, maka tali bagian belakang bisa melukai punggung. Hal ini meningkatkan risiko timbulnya sakit punggung. Begitu juga dengan tali di bagian pundak. Seharusnya bra tak boleh membatasi gerakan Anda. Untuk itu, pilihlah ukuran bra yang tepat dan tidak terlalu ketat.

4. Postur tubuh buruk
Ketika bra menyebabkan tekanan pada tubuh, perlahan-lahan postur tubuh juga ikut terpengaruh. Secara tak sadar, lama kelamaan tubuh akan membungkuk.

5. Lecet
Bra yang terlalu ketat bisa membatasi sirkulasi darah dan oksigen ke bagian-bagian tertentu tubuh. Selain itu, gesekan bra juga bisa menyebabkan goresan pada kulit.

6. Nyeri payudara
Sirkulasi yang terbatas pada bagian tubuh tertentu membuat Anda tidak nyaman. Ini bisa menyebabkan rasa sakit pada payudara. Jika ini terjadi terus-menerus, rasa sakit tersebut akan memicu timbulnya kanker.

7. Kanker payudara
Bra yang terlalu ketat akan membatasi aliran getah bening ke payudara. Hal ini menyebabkan kadar racun meningkat dan berkumpul di payudara. Akibatnya, muncul kanker.

8. Sakit kepala
Aliran oksigen dan sirkulasi darah yang terbatasi pada bagian dada juga menghambat aliran ke otak dan kepala. Tentu saja, pada akhirnya bisa menyebabkan sakit kepala.
Itulah delapan masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat salah menggunakan ukuran bra. Selalu pilih bra dengan ukuran yang pas dengan tubuh Anda.

sumber : merdeka.com