Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Sering Lapar di Malam Hari? Awas Mungkin Anda Alami Gangguan Mental



Lapar bisa datang kapan saja, sejak bangun tidur bahkan membuat Anda terbangun di malam hari. Jika Anda seringkali tidak bisa tidur dan baru bisa tidur nyenyak setelah makan, Anda mungkin mengalami gangguan mental dan bisa menjadi masalah jika tidak segera menghubungi dokter, dilansir oleh Geniusbeauty.com.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Pennsylvania menemukan bahwa orang-orang yang sering lapar di malam hari dan harus makan agar bisa tidur ternyata menghadapi risiko mengalami gangguan mental. Pendapat tersebut diungkapkan oleh pemimpin penelitian, Dr Rebecka Peebles.

Menurut para ahli, orang yang harus ngemil di malam hari bahkan sering terbangun karena lapar ada hubungannya dengan kejiwaan seseorang yang merasa tidak aman dan kecenderungan untuk hiperaktif. Hasil penelitian yang dilakukan pada mahasiswa menunjukkan bahwa mereka yang sering lapar di malam hari terkait dengan depresi.

Jadi bisa disimpulkan bahwa lapar di malam hari bahkan harus makan agar bisa tidur tidak selalu berhubungan dengan tubuh yang kekurangan nutrisi. Keharusan untuk makan sebelum tidur dan terbangun karena lapar bisa menjadi salah satu sinyal Anda kemungkinan mengalami depresi dan refleksi dari disfungsional jiwa manusia.

Kebanyakan Begadang Dapat Mengakibatkan Anda Mengalami 4 Hal Ini



Masih banyak orang yang meremehkan kebiasaan begadang dan mengurangi jam tidur mereka. Padahal, menukar jam istirahat dengan kesibukan Anda akan membuat Anda mengalami masalah kesehatan di masa depan.

Semakin dewasa, makin jarang orang melakukan tidur siang. Umumnya karena bekerja dan melakukan aktivitas lainnya di siang hari. Oleh karena itu jam tidur yang tersisa hanya di malam hari. Kita bisa saja tidur selama 8 jam di malam hari, namun banyak orang dewasa masa kini yang jumlah jam tidur malamnya kurang dari itu.

Dilansir dari Knowledge Bank, inilah beberapa hal yang terjadi saat Anda sering begadang atau mengurangi jam tidur Anda.

Mudah Menguap
Jelasnya, kurang tidur menyebabkan Anda mudah menguap. Namun menguap itu sendiri akan sangat mengganggu kalau Anda sedang dalam keadaan butuh konsentrasi tinggi. Bila keterusan, keseringan menguap bisa menyebabkan pusing.

Mudah Lupa
Otak jadi sulit bekerja karena butuh istirahat, sementara ia dipaksa untuk tetap bangun. Hal ini menyebabkan kita sulit konsentrasi dan mudah lupa. Kemampuan kita untuk mengingat bisa mundur bila terlalu sering dibiarkan seperti ini.

Mudah Emosi
Orang yang kurang tidur seringkali kurang stabil. Emosi dan pikirannya kurang aktif sehingga malas untuk memahami dan berpikir. Akibatnya, kita jadi sensitif. Bisa jadi mudah sedih atau mudah marah.

Halusinasi
Yang cukup parah adalah ketika kita sudah mulai berhalusinasi. Bentuknya bisa berbagai macam. Misalnya kita merasa melihat atau mendengar sesuatu. Kadang pula bisa menyebabkan kegelisahan padahal tak ada hal serius yang terjadi.

Jangan kurangi jam tidur Anda. Taatilah jam istirahat Anda untuk mengurangi atau mencegah masalah kesehatan di esok hari.

Tips Mengontrol Tubuh Agar Tidak Terasa Cepat Lapar



Apakah Anda termasuk orang yang sulit mengontrol rasa lapar dan nafsu makan? Anda termasuk sosok yang normal kok. Sebagian besar orang yang mengalami problem berat badan adalah yang sulit mengatur nafsu makan dan rasa lapar.

Umumnya setelah melakukan diet, berat badan akan kembali seperti semula karena perut tak dapat menahan lapar. Kalau tadinya turun dua kilo, kenaikan berat badan bisa dua kali lipatnya.
Diet ketat adalah jenis diet yang terburuk apabila Anda punya problem sulit menahan lapar. Anda harus mencoba cara diet lain agar berat badan tetap bisa terkontrol dan bahkan bisa turun.
Berikut adalah cara mengontrol rasa lapar agar berat badan tidak terus naik, seperti dilansir Boldsky.com.

Minum air yang cukup
Minum air setidaknya 1-2 liter setiap hari. Dan sebelum makan pagi, siang ataupun malam, minum segelas air 10 menit sebelumnya. Cara ini ampuh untuk membuat Anda gila-gilaan mengambil porsi makan.

Tambahkan keju
Jangan ragu menambahkan serutan keju pada potongan buah yang Anda makan. Keju memang mengandung lemak, namun membuat Anda lebih cepat kenyang dalam waktu yang relatif lama.

Minum yogurt
Yogurt adalah produk susu lain yang memiliki tekstur creamy dan menciptakan rasa kenyang lebih lama. Tingginya kadar protein juga membuat berat badan Anda jauh lebih mudah dikontrol.

Awali dengan sup
Apabila Anda sering sekali mudah lapar, biasakan mengawali menu makanan Anda dengan sup. Ambil kuah secukupnya sehingga menu utama yang Anda ambil nanti porsinya tidak terlalu besar.
Selain itu, sup mengandung banyak sayuran yang punya nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Minum teh
Teh adalah minuman herbal yang cocok diminum sebelum makan. Membantu mengontrol rasa lapar dan nafsu makan.

Tambahkan bawang putih
Bumbu dapur yang sehat ini membantu mengirimkan sinyal kenyang pada otak sehingga Anda tidak akan makan berlebihan. Selain itu, bawang putih juga membantu membakar kalori berlebih di dalam tubuh.

Jangan takut makan pedas
Menu makanan pedas membantu membakar kalori berlebih. Mengandung capsaicin, vitamin A, dan C serta betakaroten. Mampu membantu mengontrol rasa lapar.

Cukupi kebutuhan makan
Jangan berpikir bahwa menunda jam makan akan membuat Anda kenyang lebih lama. Justru menunda jam makan seperti sebuah bom waktu yang akan meletus dan membuat porsi makan Anda membengkak karena kelaparan.

Pastikan selalu untuk berolahraga teratur setidaknya 30-45 menit setiap hari. Selain membakar kalori tubuh, berolahraga juga akan membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak cepat lapar.

Ternyata Ini Dia Biang Keladi Penyebab Bau Badan



Memiliki penampilan yang menawan dan mendapat banyak perhatian adalah hal yang diinginkan sebagian besar orang. Namun saat appearance nya sudah lumayan tapi ternyata memiliki bau badan, seketika bisa meruntuhkan image menawan yang telah diciptakan.

Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa memulai dengan mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab bau badan tersebut. Untuk penjelasan lengkapnya, Anda bisa menyimak uraian Dr. Janfrional dari MeetDoctor.com berikut ini.

Bau badan adalah masalah yang sering dijumpai baik pada remaja maupun orang dewasa. Tapi jika masalah bau badan yang dialami cukup parah seperti baunya terlalu menyengat serta bisa mengganggu kualitas hidup atau hubungan sosial seseorang, hal ini tentu membutuhkan penanganan medis. Kondisi seperti ini disebut “bromhidrosis” dalam dunia kedokteran.

Bau badan umumnya berasal dari zat yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat jenis apokrin yang terdapat di permukaan kulit ketiak, sekitar alat kelamin, belakang telinga, dan sekitar mata. Selain itu, jenis bakteri di permukaan kulit juga mempengaruhi bau badan seseorang.

Biasanya pada masa pubertas yaitu sekitar usia 8-14 tahun, bau keringat seseorang akan lebih menyengat dari kondisi normalnya. Hal ini ternyata disebabkan oleh bertambahnya kelenjar keringat jenis apokrin di permukaan kulit.

Hati-Hati, Makanan Beku Siap Saji Bisa Jadi Sarang Penyakit



Dengan alasan padatnya kesibukan dan ingin mendapat kemudahan, banyak orang tua yang membuatkan putra-putri mereka makanan yang instan. Beberapa makanan cepat saji yang menjadi favorit adalah nugget dan sosis yang dibekukan. Hal ini memang baik agar makanan lebih awet tapi tahukah Anda, Bunda, bahwa makanan beku cepat saji ternyata dapat membahayakan kesehatan sang buah hati? Untuk ulasan lebih selengkapnya, dr. Handris Yanitra dari MeetDoctor.com akan menjelaskan lebih rinci untuk Anda.

Tempat berkembang biak bakteri
Pada tahun 2012, terdapat penelitian yang menemukan bahwa makanan yang dibekukan untuk menjaganya tetap awet, dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri Listeria monocytogenes dan Salmonella enterica. Kedua bakteri ini adalah bakteri yang paling sering ditemukan pada daging dada ayam mentah.
Karena kedua bakteri tersebut dapat berkembang dengan pesat pada makanan, terutama daging dan produk susu, bakteri-bakteri inilah yang paling sering menimbulkan penyakit pada manusia. Tak hanya itu, kabarnya bakteri-bakteri ini bisa bertahan bahkan bertambah banyak meskipun ditempatkan dalam kulkas maupun freezer.

Bahaya bakteri Listeria monocytogenes
Jenis bakteri ini patut diwaspadai karena dapat menyerang siapapun dari berbagai usia, bahkan termasuk ibu hamil dan menyusui. Penyakit yang disebabkan bakteri ini bernama listeriosis yang memiliki gejala nyeri otot, demam, serta terkadang disertai dengan diare.
Bagi para ibu hamil, sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih asupan makanan karena bakteri ini bisa menyerang janin Anda. Makanan yang biasanya menjadi markas bakteri ini seperti daging atau sayuran mentah, susu dan keju yang masih mentah atau belum melalui proses pasteurisasi, atau makanan olahan yang siap saji.

Bahaya Salmonella enterica
Penyakit yang disebabkan bakteri ini disebut penyakit salmonellosis yang gejalanya meliputi diare, kram perut, dan mual-muntah. Makanan yang menjadi tempat favorit bagi bakteri ini ternyata adalah ayam dan telur.
Selain itu, menurut penelitian lain, bakteri ini merupakan bakteri yang paling sering menimbulkan penyakit dan menambah panjang daftar pasien rawat inap di rumah sakit di Amerika.
Mulai sekarang, ada baiknya lebih berhati-hati dan bijak dalam memilih makanan ya, Bunda. Jangan sampai keinginan mendapatkan kemudahan justru membuat kesehatan keluarga terkorbankan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi!

Awas Gemuk Perpendek Usia Anda 4 Tahun!



 Obesitas diketahui sebagai salah satu faktor risiko dari penyakit degeneratif sehingga ikut berkontribusi meningkatkan risiko kematian. Baru-baru ini sebuah riset di Amerika Serikat menemukan, orang obesitas meninggal rata-rata empat tahun lebih cepat daripada orang dengan berat badan normal.
Studi juga menemukan, orang obesitas yang berusia paruh baya merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami kematian dini. Kendati demikian, temuan studi ini dinilai tidak terlalu mengejutkan.
"Seperti yang kita tahu, epidemi obesitas meningkat, kita harus mengetahui implikasinya yang besar, tidak ada penyakit kronik, tetapi juga ekspektasi hidup," ujar Suzanne Steinbaum, kardiolog pencegahan di Lenox Hill Hospital, New York City, yang tidak terlibat dalam studi.

Dalam studi yang dipublikasi dalam American Journal of Public Health tersebut, para peneliti menelaah data yang dikumpulkan dari survei yang dilakukan National Health AS dan Nutrition Examination antara tahun 1988 hingga 1994, sekaligus data statistik kematian nasional pada 2006.

Mereka menemukan, obesitas berkaitan dengan paling tidak 20 persen peningkatan risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung. Secara keseluruhan, dewasa yang mengalami obesitas meninggal 3,7 tahun lebih awal karena semua sebab dan 1,7 tahun lebih awal karena penyakit jantung, dibandingkan dengan dewasa yang memiliki berat badan normal.

Studi menunjukkan, risiko tertinggi ada pada kelompok dewasa obesitas yang berusia 45-64 tahun. Mereka rata-rata meninggal 7,1 tahun lebih dulu karena semua sebab dan mencapai 12,8 tahun karena penyakit jantung.

Kelly Hogan, pakar diet klinis di Mount Sinai Hospital di New York City, mengatakan, dampak kesehatan dari epidemi obesitas, khususnya di AS, mungkin akan lebih besar di masa depan.
"Ini karena prevalensi obesitas juga telah ditemukan pada anak-anak dan dewasa muda sehingga intervensi dini sangat diperlukan untuk mencegah peningkatan risiko tersebut pada mereka," ujarnya.
Hogan menambahkan, diperlukan edukasi mengenai pola makan yang sehat karena itu dapat menyelamatkan hidup. Steinbaum mengamini hal itu, dia juga menekankan tingginya biaya pengobatan jika terjadi peningkatan penyakit yang dipicu obesitas.

Waspada ! Orang-Orang Kurus Sebenarnya Tidak Suka Dikatakan Seperti Ini



Terdapat beberapa tipe tubuh wanita seperti apel, pir, pisang dan beberapa yang lain. Tentunya masing-masing bentuk tubuh memiliki pesonanya masing-masing. Meskipun demikian, tak jarang memang beberapa wanita belum bisa menerima hal tersebut dan terkadang iri pada satu bentuk tubuh tertentu.
Banyak orang yang iri dengan wanita yang memiliki perawakan kurus. Namun tahukah Anda, Ladies, bahwa beberapa ungkapan yang sering mereka dengar justru terkadang menyinggung perasaan? Berikut kalimat-kalimat tersebut dilansir dari All Women Stalk.

"Kamu beruntung sekali"
Kalimat ini adalah yang paling sering mereka dengar. Sebenarnya mereka tidak merasa seberuntung yang orang bayangkan kok, Ladies. Mereka hanya merasa itulah diri mereka dan tidak ada sesuatu yang terlalu spesial di dalamnya seperti anggapan orang-orang.

"Kamu nggak pernah makan?"
Seperti yang kita telah ketahui bahwa proses di dalam tubuh masing-masing individu tentunya juga berbeda. Ada yang makan sedikit tapi bisa banyak menambah berat badan dan sebaliknya. Dan mengatakan hal di atas pada teman yang bertubuh agak kurus bisa menyinggung perasaan, Ladies, jadi lebih baik dihindari.

"Tapi kamu kan gak gemuk"
Dengan tubuh yang terlalu kurus, mereka terkadang juga merasa unlucky dan ingin tubuh yang ideal. Jadi sebenarnya, mengatakan hal tentang berat badan pada orang yang gemuk maupun kurus sama-sama tidak mengenakkan bagi mereka. Lebih baik mencari topik pembicaraan lain yang lebih mengasyikkan.

Dipanggil dengan sebutan
Seringkali orang yang kurus dipanggil tidak dengan namanya melainkan sebutan-sebutan lain, yang paling sering mungkin 'cungkring'. Panggilan seperti ini sebenarnya membuat mereka tidak nyaman dan tersinggung. Jadi lebih baik panggil mereka dengan nama saja ya karena orang tua mereka telah memberikan nama yang indah untuk mereka.

"Kamu anoreksia?"
Kalimat ini juga sering mereka dengar. Mengingat anoreksia adalah sebuah kelainan, tentu tidak ada yang ingin dikatakan menderita hal tersebut. Dan tentu saja kalimat di atas cukup offensive bagi teman Anda yang kurus.
Semoga dengan informasi di atas, masing-masing dari kita bisa lebih berempati dalam berusaha menjaga perasaan satu sama lain ya, Ladies.

Awas ! Sepatu Olahraga Keren Justru Berbahaya Untuk Kaki



Banyak orang tidak memperhatikan sepatu olahraganya. Jika Anda ingin berlari, pilih sepatu khusus untuk berlari, jangan sepatu olahraga keren yang perlindungannya minimalis. Bisa berbahaya untuk kesehatan kaki Anda. Pilih sepatu olahraga yang tepat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sering olahraga atau berlari memakai sepatu olahraga minimalis, alias hanya melihat model kerennya saja. Mereka yang sering berolahraga dengan sepatu minimalis atau dengan perlindungan kurang, lebih mungkin mengalami cedera, dilansir oleh Newsmaxhealth.com.

Sepatu olahraga minimalis tidak dirancang untuk menahan guncangan atau meredam tumpuan kaki ketika berlari, demikian menurut Dr Michael Ryan dari Griffith University di Australia.

"Beberapa model sepatu olahraga tidak dirancang untuk berlari, hanya modelnya saja yang mirip sepatu olahraga, namun dibuat tanpa menjaga kestabilan," ujar Dr Michael. "Pelari harus menyadari risiko ketika dia berlari menggunakan sepatu olahraga yang minimalis," tambahnya.

Karena itu, pastikan pilihan sepatu olahraga Anda tepat. Jika Anda memang suka berlari, pilih sepatu olahraga yang benar-benar memberi perlindungan untuk kaki Anda. Semakin baik sepatu yang dipilih, semakin kecil risiko mengalami cedera.

Hati-Hati ! 4 Makanan Ini Bikin Gampang Buang Angin



Dorongan untuk buang angin atau kentut adalah hal yang alami, setiap orang harus buang angin setiap hari. Jika berhari-hari tidak buang angin, berarti ada yang salah dengan sistem pencernaan Anda.

Kadang kita tidak ingin hasrat buang angin muncul di acara-acara tertentu. Menahan keinginan untuk buang angin akan membuat perut melilit, tapi kalau tidak ditahan bisa bikin malu. Untuk mengurangi keinginan buang angin saat menghadiri acara, hindari makanan-makanan ini:


Semangka
Semangka sering dihidangkan sebagai makanan penutup. Hati-hati, karena semangka yang manis dan segar ini dapat membuat perut Anda menghasilkan lebih banyak gas. Walau hanya sedikit orang yang bisa mengalami mulas setelah makan semangka, sebaiknya hindari buah ini saat ada acara penting.

Ubi
Ubi telah lama dikenal sebagai makanan yang dapat menimbulkan buang angin. Kandungan gula yang cukup tinggi pada ubi akan membuat sistem pencernaan menghasilkan banyak gas. Tambahan, aroma yang ditimbulkan seringkali tidak sedap.

Mangga
Musim mangga masih ada di beberapa kota, rasanya memang manis dan enak, sekaligus bisa membuat Anda buang angin lebih sering. Mangga yang manis kaya kandungan fruktosa, sehingga proses mencernanya akan menghasilkan lebih gas.

Apel
Bagi beberapa orang, makan apel bisa melancarkan pencernaan, bisa juga membuat perut mules karena ingin buang angin. Apel juga mengandung gula dan akan bermasalah bagi mereka yang sulit menyerap gula.

Batasi Rasa Lapar dengan Mengunyah Makanan Lebih Lama


makan1JIKA Anda termasuk sering merasa lapar secara berkelanjutan, bahkan setelah menyantap makanan, mungkin dapat mencoba cara sederhana ini.

Riset yang dilakukan para peneliti dari Texas Christian University menemukan bahwa menyantap makanan secara lebih lama dapat membantu menurunkan kemungkinan rasa lapar berkelanjutan.
Tak hanya itu, bagi orang dengan berat tubuh normal, cara ini juga dapat menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi, demikian dilaporkan Huffington Post, Kamis (2/1).

Penemuan yang dipublikasi dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics ini meneliti 35 peserta dengan berat tubuh normal dan 35 lain dengan kelebihan berat tubuh.

Ketika diminta mengonsumsi makanan secara lebih lambat, peneliti menemukan bahwa peserta dengan berat tubuh normal mengonsumsi 88 kalori lebih sedikit dibandingkan saat makan lebih cepat.

Sedangkan, bagi peserta dengan berat tubuh berlebih, mengalami penurunan 55 kalori.
Pada akhirnya, mereka pun tidak merasa lapar dalam jangka waktu yang lebih lama sebelum mengonsumsi makanan lebih lama. Menurut peneliti, Meena Shah, Ph.D., "Ada kemungkinan bahwa subyek dengan kelebihan berat tubuh merasa lebih sadar diri sehingga makan lebih sedikit."

Para peneliti juga menyatakan bahwa mekanisme ini disebabkan karena makanan yang dikonsumsi secara lebih lambat bertahan dalam rongga mulut dalam waktu lebih lama, sehingga mengarah pada peningkatan eksposur orosensory yang dapat berhubungan dengan pemasukan makanan yang lebih kecil."

sumber :(tika/yb)

Diet Bikin Kulit Kering dan Keriput, mengapa?



Tahukah Anda, Ladies, bahwa diet ternyata berpengaruh pada kulit Anda? Hal tersebut karena dengan melakukan diet, otomatis asupan nutrisi yang juga dibutuhkan oleh kulit Anda menjadi berkurang. Daripada melakukan diet, ada baiknya jika Anda mengatur asupan makanan Anda agar lebih sehat sehingga kulit tetap kencang dan membuat Anda awet muda.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat membuat kulit Anda tidak sehat jika melakukan diet.

Kekurangan kolagen

Sebagian besar program diet membuat Anda kekurangan protein yang justru membuat kerutan di kulit Anda. Sebagian besar wanita takut mengonsumsi protein karena bisa membuat gemuk, padahal hal tersebut kurang tepat, Ladies.
Selain itu, kelebihan protein juga tidak baik karena membuat kulit mengalami penuaan, sebaiknya Anda mengonsumsi protein secukupnya sekitar 20-30 gram.

Rendah lemak

Lemak adalah hal yang juga akan Anda hindari saat diet. Hal ini juga akan mempercepat penuaan pada kulit karena dapat mengurangi kelembutannya. Kolagen adalah zat yang terdiri atas lemak dan kulit Anda membutuhkan lemak tersebut untuk tetap tampak muda.

Kekurangan Vitamin A

Kulit membutuhkan beta karoten untuk tetap sehat dan beta karoten sendiri adalah vitamin A yang banyak terkandung di dalam kentang, wortel dan labu. Sedangkan saat diet, Anda akan cenderung menghindari makanan tersebut karena mengandung karbohidrat.

Kekurangan Vitamin E

Vitamin E adalah salah satu nutrisi utama yang dibutuhkan oleh kulit untuk menghindari penuaan dan keriput. Vitamin E ini sendiri bayak terdapat dalam telur, almond dan alpukat. Dan sayangnya, wanita yang melakukan diet akan menghindari makanan tersebut karena mengandung lemak.

Rendah zat besi

Diet biasanya akan membuat asupan zat besi Anda berkurang, hal tersebut akan mengakibatkan badan lemah dan dan juga penuaan pada kulit. Makanan yang mengandung zat besi seperti telur, yogurt dan cokelat akan dihindari saat diet.

Nah, Ladies, mana yang lebih berat pada pilihan Anda, tubuh yang kurus atau kulit yang sehat?

sumber :(vem/rsk)

Mari Sambut Tahun Baru Dengan Menu Sehat Pengusir Lemak



Tahun baru tinggal hitungan minggu. Bagi Anda yang bersiap menyambut datangnya tahun baru, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar tubuh Anda tetap sehat, langsing dan bebas lemak saat pergantian tahun.
Tahun baru identik dengan makanan dan minuman berkalori tinggi. Nah, agar makanan dan minuman yang Anda konsumsi tidak merusak program diet Anda, kini saatnya Anda mencoba berbagai menu sehat untuk menyambut tahun baru.
Menu ini didesain untuk membantu Anda menurunkan berat badan sebagai salah satu resolusi diet yang sudah Anda rancang di tahun baru.
Berikut menu makan yang bisa Anda coba:

Sarapan


sarapan 
sarapan
  • 2 Biskuit gandum utuh / sereal gandum / oatmeal
  • 1 sdm selai kacang
  • 1 buah pisang
  • 4 buah stroberi
Note:
Stroberi kaya akan phytochemical untuk meningkatkan produksi leptin. Leptin merupakan hormon yang disekresikan jaringan adiposa. Selain di jaringan adiposa, leptin juga diproduksi di perut, plasenta dan jantung.
Hormon ini dapat menjadikan otak menangkap sinyal betapa banyak jumlah lemak di dalam tubuh. Hormon leptin diregulasikan dalam metabolisme pemecahan lemak. Peningkatan hormon leptin akan meningkatkan laju metabolisme ini dan laju metabolisme berperan penting membantu menurunkan berat badan.
Selain itu, stroberi juga diperkaya adiponectin, hormon yang merangsang pembakaran lemak dan mencegah penyakit diabetes.

Snack Siang


snack-1 
snack-1
  • 1 Buah apel
  • 1 cup non-fat yogurt dengan taburan 1/2 sdm bubuk kayu manis (cinnamon)
Note:
Selain memiliki aroma yang wangi, kayu manis merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Dua sendok teh kayu manis mengandung 45 persen dari asupan mangan harian yang direkomendasikan.
Kayu manis juga bisa membantu membatasi efek negatif dari asupan tinggi karbohidrat. Ketika Anda menyantap aneka makanan berkarbohidrat tinggi, maka tubuh akan dipicu untuk menyimpan lemak. Saat tubuh tidak menghasilkan cukup insulin untuk memetabolisme dan membakar gula, kadar gula darah pun meningkat dan lemak menumpuk. Akibatnya, berat badan pun bertambah.
Kandungan polifenol pada kayu manis berperan sebagai katalis untuk memproduksi insulin. Asupan kayu manis akan mengatasi masalah kelebihan berat badan dengan cara memperlambat sepertiga kecepatan laju kekosongan perut (waktu lapar).

Karena proses pencernaan makanan ini dihambat oleh kayu manis, maka masuknya makanan ke dalam perut juga semakin lambat. Penghambatan waktu ini akan berakibat pada berkurangnya lonjakan kadar gula darah. Kadar gula yang stabil akan membantu menjaga kestabilan berat badan.
Kayu manis juga akan membantu Anda kenyang lebih lama sehingga Anda terhindar dari pola makan berlebihan.

Makan Siang


makan-siangmakan-siang
  • 2 lembar roti gandum utuh
  • 1 dada ayam tanpa kulit
  • 1 buah alpukat
  • 1 sdm krim keju cheddar
  • 1 mangkuk salad dengan taburan 2 sdm minyak zaitun
Note:
Dada ayam mengandung kadar protein tinggi untuk membantu pembentukan massa otot bebas lemak. Kandungan lemak sehat pada alpukat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Kombinasi berbagai buah-dan sayudan dalam salad akan menyuplai tubuh Anda dengan berbagai vitamin dan mineral penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit.

Snack Sore


snack2 
snack2
  • 1 buah mentimun ukuran sedang
  • 2 buah wortel
  • 1 buah telur utuh
  • 1/4 cup saus tomat murni
Note:
Kandungan serat pada wortel dapat membantu melancarkan pencernaan. Protein pada telur akan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tidak perlu menambah porsi makan di malam hari. Dalam mentimun terkandung silika yang dapat mempromosikan kesehatan sendi Anda dengan memperkuat jaringan ikat. Mentimun juga mengandung enzim erepsin yang membantu mencerna protein. Potasium, magnesium, dan serat yang hadir pada mentimun dapat membantu tekanan darah Anda tetap normal.

Makan Malam


Makan-MalamMakan-Malam
  • 4 ekor udang rebus ukuran sedang
  • 1 cup makaroni gandum rebus
  • 1 genggam brokoli rebus
  • 1/2 cup saus tomat dengan perasan lemon
  • Taburi dengan 2 sdm minyak zaitun
  • Makanan penutup : 1 genggam raspberi atau stroberi
Note:
Para peneliti di Institute of Food Research(IFR) mengungkapkan bahwa Setiap 85 gram udang kukus dapat mencukupi 48 persen dari jumlah selenium harian tubuh. Kekurangan selenium telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat.

Saat mengonsumsi udang, sebaiknya dimakan bersama kulitnya karena kulit udang mengandung 'glucosamine' yang bermanfaat untuk membantu pembentukan tulang. Selain itu, kandungan omega-3 pada udang juga diketahui membantu meningkatkan kecerdasan otak dan mencegah kanker prostat.
Saatnya sambut tahun baru dengan tubuh sehat, langsing dan bebas lemak. Selamat mencoba!

Makan Kacang Bikin Anda Awet Muda



Penelitian mengatakan bahwa mereka yang makan segenggam kacang setiap hari dikatakan memiliki hidup yang lebih lama ketimbang yang menjauhi kacang hanya karena takut jerawatan.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal AS New England, Journal of Medicine, seperti dikutip dari ChinaDaily.com ini mengatakan, bahkan mereka yang gemar mengonsumsi kadang jauh lebih ramping. Penyebabnya, mereka tidak terlalu khawatir akan kelebihan berat badan dan bisa mengontrol makanan sehingga jarang memiliki problem kelebihan berat badan.

"Ada jumlah penurunan angka yang cukup signifikan, sebesar 11% terhadap penyakit kanker ketika seseorang mengonsumsi kacang," jelas Charles Fuchs, penulis senior dan direktur Pusat Kanker Gastrointestinal di Dana - Farber Cancer Institute.

Tidak ada jenis kacang tertentu yang diwajibkan untuk dikonsumsi. Namun, kacang tanah, atau kacang yang berasal dari pepohonan seperti walnut, hazelnut, almond, kacang Brasil, macadamia, pecan, kacang mete, pistachio dan kacang pinus bisa jadi alternatif.

Dalam studi sebelumnya, ditemukan hubungan antara peningkatan konsumsi kacang dengan rendahnya resiko penyakit seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker usus besar, batu empedu dan lain sebagainya. Konsumsi kacang yang tinggi bahkan bia menurunkan kadar kolesterol, stres oksidatif, peradangan, serta resistensi insulin.

Mengonsumsi kadang bikin awet muda
Hasil penelitian terbaru disimpulkan lewat studi yang mengikutsertakan 79 ribu wanita dan 42 ribu pria. Peserta diminta mengisi kuesioner secara rinci makanan yang dikonsumsi setiap dua sampai empat tahun.

Dalam kuesioner itu pula, masing-masing partisipan ditanya seberapa sering mereka mengonsumsi kacang.

Setelah dianalisa hasilnya, semakin banyak orang makan kacang, maka kemungkinan untuk meninggal di usia muda karena penyakit tertentu itu lebih rendah.

Mereka yang makan kacang kurang dari sekali seminggu mengalami penurunan tujuh persen dalam kematian, seminggu sekali, pengurangan 11 persen, dua sampai empat kali per minggu, penurunan 13 persen, 5-6 kali per minggu, penurunan 15 persen, dan tujuh atau lebih kali seminggu, penurunan 20 persen dalam tingkat kematian.

Kacang sendiri memang mengandung nutrisi penting seperti lemak tak jenuh, protein berkualitas tinggi, vitamin, mineral dan zat phytochemical yang semuanya menawarkan kardioprotektif, anti kanker, anti inflamasi dan antioksidan.

Wah, berarti aman-aman saja dong makan kacang ya. Sediakan saja kacang sebagai pengganti camilan lain di rumah.

Benarkah 'Nyemil' Bisa Mengurangi Stres?



Stres adalah bagian dari hidup setiap orang. Stres berlebihan dapat menyebabkan akibat fatal Ladies. Fisik dan mental Anda bisa terganggu kalau Anda merasakan stres yang terus-terusan. Salah satu yang sering dilakukan orang saat stres adalah mengambil makanan. Makanan dipercaya dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres. Apa benar? Dilansir dari boldsky.com, nih jawabannya.

Hormon
Tubuh Anda menghasilkan beberapa jenis hormon secara berlebihan ketika Anda berpikir keras. Nah, hormon berlebihan ini yang dapat memicu stres Anda. Keadaan ini membuat Anda merasa lelah dan kekurangan energi. Snack manis dapat membantu mengurangi produksi hormon berlebih. Berkurangnya hormon dapat mengurangi stres Anda.

Sehat
Mengonsumsi makanan ringan tidak hanya mengurangi stres tapi juga menyehatkan. Tentu saja snack sehat yang harus menjadi pilihan Anda. Buah, coklat, produk susu adalah pilihan yang tepat.

Menenangkan
Tak berhenti sampai di situ Ladies, Anda yang doyan makan pasti senang dengan kabar yang satu ini. Mengonsumsi snack juga bisa menenangkan pikiran Anda.

Meningkatkan metabolisme
Mengonsumsi makanan sehat saat stres dapat meningkatkan metabolisme Anda. Saat stres metabolisme tubuh Anda akan menurun. Setelah mengonsumsi makanan ringan, stres Anda berkurang, metabolisme tubuh pun meningkat.

Meningkatkan suasana hati
Stres yang Anda alami dapat menyebabkan badmood dan sensitif berlebihan. Nah, penggemar coklat patut berbahagia di saat seperti ini. Coklat mengandung anti oksidan yang dapat menurunkan hormon stres. Ketika hormon stres berkurang, sudah pasti suasana hati Anda pasti menjadi baik.
Nah, kabar yang cukup menggembirakan bukan? Tapi harus pintar-pintar memilih snack sehat ya.

Stres hilang, berat badan pun terjaga.

Bahaya Mengintai Saat Menyimpan HP di Saku



Banyak orang yang lebih suka menyimpan ponsel di saku pakaiannya. Tak peduli seberapa besarpun ponsel yang dia miliki. Alasannya sih supaya lebih praktis. Dan aksen saat kita mengeluarkan ponsel dari saku celana jeans itu terlihat seksi.

Namun lepas dari hal itu, ada beberapa dampak yang kurang menguntungkan dari membawa ponsel di saku pakaian. Di antaranya adalah radiasi yang kurang menguntungkan bagi kesehatan. Radiasi sinyal bisa mempengaruhi perbaikan DNA menurut Dr. Devra Davis.

Efek jangka panjang (atau bahkan bisa lebih cepat) yang ditimbulkan dari kebiasaan terlalu sering berdekatan dengan ponsel adalah kemungkinan kita untuk menderita kanker. Meski hal ini masih dipelajari, namun beberapa dokter kurang merekomendasikan penyimpanan ponsel pada area saku dada maupun kantong belakang.

Beberapa ahli menyarankan agar anak-anak sebaiknya tidak menggunakan ponsel di usia dini. Mereka juga menyarankan agar pengguna ponsel lebih bisa membatasi penggunaan mereka untuk mengurangi resiko kesehatannya. Sebisa mungkin, kita beristirahat dengan posisi alat komunikasi jauh dari kita.
Dan belakangan ini muncul foto mengenai hasil penggunaan telepon seluler yang sering disimpan di kantong belakang. Ada perubahan bentuk yang terjadi karena kita duduk dan memaksakan ponsel ikut melengkung dengan posisi tubuh kita.

(c) asiantown.net(c) asiantown.net
 
Hasilnya? Ada yang patah, ada yang bengkok dan ada juga yang rusak. Well, bagaimanapun, menyimpan ponsel di saku sepertinya bukan ide yang baik, Ladies. Selain merusak ponsel, merusak kesehatan, bisa juga jadi sasaran copet.

Mengapa Banyak Orang Malas Olahraga


Siapa yang tidak tahu bahwa olahraga itu banyak manfaatnya? Pasien saya  yang sedang sakit pun, dan barangkali tidak pernah berolahraga sebelumnya, akan menganggukkan kepalanya tanda setuju bahwa olahraga berguna untuknya.
Ia tahu bahwa olahraga dapat mengurangi perutnya yang buncit itu, yang menjadi biang kerok penyakit yang dideritanya. Nah, kalau kepada pasien dianjurkan untuk berolahraga, apa dia mau? Pengalaman saya, hanya sebagian kecil mereka yang akhirnya mau melakukannya.

Seperti pasien di atas, kebanyakan kita juga begitu. Bukan main susahnya memulai olahraga apalagi mempertahankannya. Saya tak tahu berapa persen penduduk dewasa Indonesia yang aktif berolahraga, tetapi saya rasa sangat kecil sekali. Kegiatan-kegiatan olahraga yang dilaksanakan dalam event tertentu, seperti maraton, sepeda, jalan santai dan sebagainya hanya ramai waktu acara itu dilaksanakan. Setelah itu, sepeda, sepatu, dan aseoris olahraga lainnya lebih banyak digantung.
Di negara maju saja, seperti Amerika, 60 persen penduduk dewasanya tidak melakukan olahraga secara teratur, 55 juta bahkan tidak berolahraga sama sama sekali. Sementara selama 4 jam rata-rata mereka duduk di depan televisi.

Nah, kita tahu bahwa olahraga sangat baik untuk kesehatan. Kita tahu olahraga membuat jantung lebih bugar, otot dan tulang makin kuat dan tekanan darah turun. Olahraga juga mencegah diabetes, cacat di hari tua, tidur lebih nyenyak, dan dapat memperbaiki, memelihara otak dan  mood. Dan kita tahu lebih banyak lagi manfaat yang  dapat dipetik dari kegiatan olahraga. Tetapi, mengapa kita tetap memilih untuk tidak melakukannya?

Banyak alasan yang diberikan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Mulai dari malas, capek, bosan, tidak punya peralatan, tidak ada waktu, dan sebagainya. Tetapi. yang paling penting, menurut Jeffrey R dan Betty L dalam buku Age Smart, mengapa kita tidak mengerjakannya adalah bahwa kita menganggap olahraga itu hanya sebagai pilihan, yang boleh saja kita lakukan atau tidak.
Kita beranggapan bahwa olahraga adalah sesuatu di luar kegiatan rutin. Olahraga ditempatkan di luar jurnal keseharian. Akibatnya, mau olahraga atau tidak, kita secara tak sadar beranggapan bahwa itu tidak masalah, tidak ada akibat  buruknya.
Karena anggapan itu sudah terbenam dalam otak, maka otak pun merasa sudah menjadi nyaman untuk tetap larut dalam kebiasaan seperti itu.  Dan, sayang,  sebagian besar  kita baru sadar untuk melakukan aktivitas olahraga bila sudah sangat terlambat. Biasanya ketika penyakit atau cacat sudah mendera kita, ketika olahraga itu sendiri sudah menjadi beban bagi tubuh kita.

Oleh karena itu, anggapan bahwa olahraga itu sebagai pilihan harus dibuang. Sebaliknya jadikanlah olahraga itu sebagai bagian tak terpisahkan dari jurnal kegiatan sehari-hari.  Cattie Blacks, pebisnis dunia dan presiden Hearst Magazine, adalah sosok yang memperoleh manfaat besar dari olahraga. Pada saat ia berusia 60 tahun, kebanyakan orang mengira masih pantas untuk 40 tahun. Saat ditanya, mengapa bisa demikian? Ia menjawab “karena kebiasaan olahraga dilakukan secara teratur setiap hari”.
Mengapa ia masih punya waktu untuk berolahraga di tengah-tengah kesibukannya? Cattie rupanya mengubah pikirannya tentang olahraga. Ia menghargai olahraga seperti janji-janji dan pertemuan yang harus dipenuhi. Sama seperti pertemuan yang ia jadwalkan, olahraga juga tercantum dalam buku hariannya.  Bahkan, kalau waktu itu adalah jadwal olahraganya, kemudian ada undangan pertemuan, Ia akan memprioritaskan olahraga dibandingkan pertemuan itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, saya pun melakukan hal yang sama. Olahraga secara teratur setiap hari paling tidak 30-40 menit. Di ruangan terbatas saya bisa jogging, berlari, olahraga peregangan dan sebagainya. Boleh dikatakan, tiada hari tanpa olahraga.  Ini baru bisa saya jalani pada saat saya beranggapan bahwa olahraga itu bukan suatu pilihan, tetapi suatu keharusan dalam keseharian.
Saya buat jadwal khusus untuk olahraga. Biasanya saya berolahraga beberapa jam menjelang praktek sore dan setelah  tidur siang beberapa menit sebelumnya. Alhamdulillah, disamping saya tahu manfaat olahraga secara teoritis, saya juga dapat merasakan dan menikmatinya.

Seperti diketahui, lamanya olahraga yang dianjurkan sesuai peneltian adalah minimal antara 30-40 menit, lima kali dalam seminggu. Jadi, ada hari tanpa kita harus olahraga. Dari waktu 30 menit olahraga, sebenarnya bisa juga dibagi menjadi interval 10-15 menit, dua-tiga kali dilakukan dalam sehari, cukup hanya tiga kali dalam seminggu.
Olahraga dengan frekuensi seperti ini memang masih memberikan manfaat yang sama. Tetapi ada sisi negatif  saya lihat, memilah-milah lamanya olahraga seperti ini membuat kita sangat sulit mempertahankan kontinuitasnya. Jadi, kalau kita misalnya sudah berolahraga 10-15 menit, kita berhenti, kemudian mau melanjutkannya lagi di hari yang sama, itu tidak mudah. Begitu juga bila dalam satu minggu ada hari tanpa olahraga. Contohnya 2-3 hari tidak olahraga, biasanya hari tanpa olahrga itu akan berlanjut terus. Karena itu, tetaplah berolahraga 30-40 menit dan tujuh hari dalam seminggu.

Olahraga itu memang susah, tidak hanya memulainya, apalagi mempertahankannya. Namun, dengan mengubah persepsi dan pikiran kita bahwa olahraga itu bukanlah pilihan yang dapat kita kerjakan atau tidak - tidak bisa sekarang, besok atau lain waktu juga boleh  - tetapi sebaliknya kita hargai sebagai kegiatan penting dalam kehidupan, seperti halnya sarapan pagi, maka Insya Allah olahraga itu akan menjadi kebutuhan. Jadikanlah olahraga sebagai bagian tidak terpisahkan dalam kegiatan seharian, agendakan olahrga itu dalam buku jurnal harian Anda.

Sumber :www.kompasiana.com

Inilah 4 Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan

Makanan yang setiap hari Anda konsumsi dapat mempengaruhi kesehatan tubuh Anda. Oleh karena itu para ahli kesehatan banyak menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat yang sebagian besar terdiri dari buah dan sayur-sayuran. Jarang sekali mereka menganjurkan Anda untuk mengonsumsi makanan berlemak karena dipercaya dapat menambah berat badan yang tentu saja buruk bagi kesehatan.

Namun di bawah ini ada 4 makanan berlemak yang justru baik untuk Anda konsumsi demi kesehatan tubuh Anda.

1. Mentega

Mentega banyak mengandung lemak susu yang tentu saja tidak baik untuk berat badan. Namun mentega mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Mentega dapat meningkatkan mood karena kandungan selenium di dalamnya yang dapat membuat saraf tubuh menjadi rileks. Selain itu mentega juga dapat menghindarkan tubuh dari kerusakan tiroid karena kandungan vitamin A di dalamnya.
4 Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan






2. Dark Chocolate

Dark chocolate atau cokelat pekat diketahui sangat baik untuk kesehatan karena kaya akan zat antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas.
 4 Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan

3. Kentang

Kentang telah lama dikenal sebagai pengganti karbohidrat dalam menu diet karena kadar gulanya yang lebih rendah daripada nasi atau roti. Selain itu kentang kaya akan kalium, fosfor, magnesium, dan seng yang sangat baik untuk kesehatan kulit.  4 Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan

4. Telur

Baik putih telur ataupun kuning telur mengandung 13 jenis mineral yang penting untuk tubuh, di antaranya adalah kalsium, magnesium, besi, potasiu, sodium, dan selenium. Telur juga mengandung asam amino esensial yang membantu kemampuan tubuh dalam menyerap kalori.
 4 Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan

Itulah 4 jenis makanan berlemak yang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Anda diperbolehkan untuk mengonsumsinya setiap hari namun tetap dengan jumlah yang dibatasi sehingga tidak akan mengganggu kesehatan.[feb]

Sering Pendam Perasaan, Awas Psikosomatik!



Penyakit kejiwaan merupakan penyakit medis yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penyakit kejiwaan bahkan dapat memicu penyakit lain, terutama penyakit saraf otonom, yang dikenal dengan psikosomatik.

Menurut psikiater dr Elly Ingkiriwang, SpKJ, terlalu sering memendam perasaan merupakan salah satu faktor yang berperan terhadap timbulnya psikosomatik. Dia mengatakan, memendam perasaan adalah penyebab stres yang merupakan pemicu utama gangguan kejiwaan ini.

"Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk memendam perasaaan. Coba lihat kalau bayi menangis, orangtua selalu menyuruh untuk berhenti. Padahal tangis merupakan salah satu upaya menyaluran emosi," kata staf pengajar di Fakultas Kedokteran Ukrida ini dalam seminar kesehatan jiwa di RS Omni Alam Sutera, Sabtu (5/10/2013).

Belum lagi, lanjut Elly, ketika beranjak dewasa, saat emosi sedang meluap-luap dan butuh penyaluran, justru malah dimarahi. Lama kelamaan kebiasaan memendam emosi ini akan terbawa hingga dewasa dan dapat memicu gangguan kejiwaan, salah satunya psikosomatis.

Elly mengatakan, perasaan marah, kecewa, sedih, dan lain-lain perlu penyaluran. Meskipun hal itu perlu bimbingan agar penyaluran bisa bersifat positif.

"Yang paling penting lagi adalah mengetahui penyebab dari perasaan tidak menyenangkan tersebut. Jika tidak mengetahui penyebabnya, lama-lama kita jadi tidak sadar mengalami stres dan kesulitan mencari penyebabnya," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, dr Andri, SpKJ, psikiater dari RS Omni Alam Sutera menyampaikan, karena sering mengalami stres, banyak orang yang tidak lagi menyadarinya. Sayangnya, hal ini justru menyulitkan jika tiba-tiba mereka mengeluhkan gejala psikosomatis. Alasannya, mereka menjadi kesulitan menjadi penyebab stres.

"Perlu diketahui penyebab stresnya supaya bisa diselesaikan akar masalah dari pemicu psikosomatis. Namun tak semua orang bisa tahu penyebab stres mereka," ujarnya.
Menurut Andri, ini terjadi karena tubuh mereka sudah beradaptasi dengan stres. Padahal jika sampai tidak menyadari adanya stresor, maka ada yang salah dengan proses adaptasi tersebut.
Karena itu, Andri menyarankan agar selalu menyadari setiap stres yang terjadi pada tubuh. Selain itu, dibutuhkan berpikir positif untuk segala sesuatu, termasuk dalam menyikapi sesuatu yang negatif.

Editor :
Wardah Fazriyati

60 % orang tua 'racuni' anaknya dengan gadget

60 Persen orang tua 'racuni' anaknya dengan gadget

Ketergantungan kita terhadap gadget memang tak bisa dielakkan lagi. Namun, secara tak sadar, kita ternyata juga menularkan 'racun' ini kepada anak-anak, sosok yang tak seharusnya terlalu lama berdekatan dengan gadget.

Seperti yang dilansir oleh Mashable (26/9), menurut data yang dikumpulkan oleh Harris Interactive, diketahui bahwa warga Amerika Serikat secara tak sengaja meracuni anak mereka dengan gadget. Padahal, sebagian besar dari korban ini adalah mereka yang usianya masih di bawah 18 tahun.


Tercatat, hanya 20 persen orang tua saja yang menjauhkan anak di bawah umur dari serbuan gadget ini. Sementara, 80 persen lainnya tak bisa mengelak untuk menjauhkan anaknya dari perangkat pintar tersebut.

Sebagian besar perangkat yang diberikan untuk anak-anak sendiri adalah smartphone dan tablet sekaligus (61 persen). Sementara, yang 'hanya' diberikan smartphone saja atau tablet saja angkanya terbagi menjadi 47 persen dan 44 persen.

Pemberian gadget secara dini kepada anak-anak sendiri memang akan memberikan dampak negatif kepada mereka. Salah satunya adalah ketergantungan dan kemalasan.

Anak yang hidupnya tergantung dengan gadget akan lebih malas berinteraksi sosial secara langsung. Mereka juga tidak akan bisa melakukan apapun jika sedang tidak memegang gadget tersebut.
Sayangnya, banyak orang tua yang tak menganggap hal ini sebagai sebuah masalah. Dengan memberikan gadget, orang tua merasa anak mereka tidak akan rewel dan bisa diatur.
Jadi, masih mau racuni anak dengan gadget?

[nvl]

10 Cara manusia merusak kesehatannya

10 Cara manusia menghancurkan kesehatannya

Menjaga kesehatan sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Sayangnya, banyak manusia yang justru lebih suka untuk menghancurkan kesehatannya.
Lantas hal apa saja yang dilakukan manusia untuk menghancurkan kesehatannya? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Live Science berikut ini.

1. Makan junk food

Semakin lama, semakin besar angka kasus obesitas dan meninggal akibat penyakit jantung. Penyebab dari kedua hal tersebut adalah kebiasaan makan junk food yang sulit untuk dihentikan. Padahal sudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau konsumsi junk food berlebihan bisa menghancurkan kesehatan. 

2. Merokok

Sepertinya peringatan 'Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin' dalam kemasan rokok selalu diabaikan oleh kebanyakan orang. Buktinya, masih banyak yang sulit menghentikan kebiasaan merokok meski tahu risikonya buruk bagi kesehatan.
 

3. Menonton televisi

Kebiasaan ini memang menyenangkan dan menghibur. Setiap orang juga tidak perlu bergerak ke mana-mana. Tetapi justru di situ cara manusia menghancurkan kesehatannya. Menurut berbagai penelitian, menonton televisi terlalu lama bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit, termasuk serangan jantung dan diabetes tipe 2.
 

4. Stres

Saat stres, kelenjar dalam tubuh dipaksa untuk bekerja lebih keras dan akhirnya menghambat fungsi sistem imun. Sehingga tubuh lebih rentan terkena penyakit. Jika hal tersebut tidak ingin terjadi, jangan terlalu berat memikirkan sesuatu yang sebenarnya sepele.
 

5. Minum alkohol

Sebenarnya, mengonsumsi wine memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Penelitian pun sudah membuktikannya. Namun jika alkohol dikonsumsi berlebihan, risiko kerusakan hati, diabetes, dan penyakit jantung justru akan meningkat. Kesehatan pelan-pelan hancur akibat kebiasaan minum alkohol.
 

6. Mengendarai mobil

Mengendarai mobil dengan benar, seperti memakai sabuk pengaman, mematuhi rambu-rambu, dan tidak ngebut, pada dasarnya tidak membahayakan kesehatan. Namun jika berkendara sambil makan, menelepon, mengirim SMS, atau ngebut, manusia sama saja meningkatkan risiko meninggal akibat kecelakaan.
 

7. Bercinta

Bercinta memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Sayang jika dilakukan berlebihan, terutama bergonta-ganti pasangan, ada banyak risiko penyakit menular seksual yang mengancam. Termasuk di antaranya HIV/AIDS yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya.
 

8. Malas

Selain tubuh, kesehatan otak juga perlu dijaga. Namun karena malas belajar atau sekadar membaca, manusia sama saja dengan menghancurkan kesehatannya. Padahal menjaga kesehatan otak sama sekali tidak sulit. Beberapa aktivitas untuk melatih kesehatan otak yang bisa dilakukan adalah bermain sudoku, teka-teki silang, sampai bermain video games.
 

9. Mengabaikan dokter

Ketika menunjukkan gejala penyakit tertentu, banyak orang percaya bahwa mereka bisa sembuh tanpa perlu pergi ke dokter atau minum obat. Padahal keputusan tersebut sebenarnya salah. Mengabaikan dokter hanya akan membuat kondisi kesehatan terancam memburuk tanpa tahu sebab yang sebenarnya.
 

10. Begadang

Kurang tidur atau tidak memenuhi kebutuhan tidur selama 7-8 jam sehari dikaitkan dengan berbagai macam risiko penyakit, termasuk obesitas, diabetes, dan kanker. Meskipun demikian, banyak orang tetap gemar begadang dan terjaga sepanjang malam hanya demi aktivitas yang tak berarti.