Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Wanita Dan Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita Dan Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Makanan diet yang ternyata tidak sehat dan cenderung menggemukkan

5 Makanan diet yang ternyata tidak sehat dan cenderung menggemukkan

Pola diet yang Anda jalankan akan lebih berhasil apabila Anda juga memilih menu sehat yang dapat mendukung program diet Anda. Banyak ahli kesehatan yang menyarankan Anda untuk memperbanyak sayur dan buah untuk dikonsumsi saat Anda berdiet.

Namun apakah menu diet tersebut benar-benar dapat membuat tubuh Anda langsing dan juga sehat?

Saus salad rendah lemak
salad yang Anda konsumsi saat diet tentu akan mempunyai rasa yang lebih enak apabila Anda mengonsumsinya dengan saus. Maka Anda pun memilih saus salad rendah lemak dengan asumsi bahwa salad tersebut mempunyai sedikit kandungan kalori. Namun para peneliti di Iowa State University menjelaskan bahwa saus tersebut malah akan merusak nutrisi sayuran yang Anda konsumsi. Mereka menyarankan Anda untuk lebih baik menggunakan minyak zaitun saja agar penyerapan nutrisi sayuran tersebut lebih maksimal.

Sereal berwarna-warni
Sereal yang berwarna-warni dan mempunyai rasa yang manis banyak dipilih sebagai menu sarapan. Namun ternyata sereal tersebut mempunyai kandungan gula dan lemak tersembunyi yang mampu mengacaukan program diet Anda. Lebih baik Anda mengonsumsi bubur gandum atau oatmeal sebagai menu sarapan Anda.

Susu skim
Susu skim banyak dipilih bagi mereka yang sedang berdiet namun tetap ingin minum susu. Namun susu skim ternyata juga rendah akan nutrisi seperti vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Oleh karena itu para ahli gizi tetap menyarankan Anda untuk mengonsumsi susu biasa sebab jenis susu tersebut mampu meningkatkan metabolisme tubuh, membakar lebih banyak kalori, dan menurunkan resiko terkena penyakit jantung.

Sayuran mentah
Proses pemasakan diyakini dapat mengurangi nutrisi yang terkandung di dalam sayuran. Namun mengonsumsi beberapa jenis sayuran secara mentah juga memberikan efek yang tidak terlalu baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian kesehatan yang dilakukan di tahun 2008 menemukan bahwa sayuran seperti wortel, bayam, jamur, asparagus, kubis, dan paprika dapat lebih banyak memasok zat anti oksidan apabila dimasak terlebih dahulu. Sebab proses pemasakan mampu menghancurkan 'dinding sel' sayuran yang tebal dan memudahkan tubuh untuk menyerap nutrisi yang dikandungnya.

Minuman diet
Minuman diet seperti soda diet ternyata juga tidak sehat dan cenderung malah dapat menggemukkan. Hal ini disebabkan karena minuman ini mengandung pemanis buatan yang akan memicu tubuh dan otak Anda untuk selalu merasa lapar dan Anda malah akan makan lebih banyak.

Memilih menu makanan untuk diet memang harus dilakukan dengan berhati-hati. Pemahaman nutrisi yang salah malah akan menghancurkan program diet Anda dan menurunkan tingkat kesehatan tubuh.

Inilah Penyebab Keputihan dan Bagaimana Mengatasinya













Keputihan dialami hampir semua wanita karena cairan keputihan ini merupakan kombinasi cairan dan sel yang keluar dari vagina. Keputihan sebetulnya melindungi dan membersihkan vagina Anda. Hanya saja, keputihan akan mengganggu Anda saat keputihan disertai dengan bau yang tidak sedap, cairan terlalu banyak, berwarna kehijauan, sering nyeri pada rahim dan disertai dengan gatal-gatal. Apabila  Anda mengalami keputihan dengan kondisi yang tidak normal, Anda patut waspada karena pasti ada yang salah.

Keputihan yang masih normal berwarna putih dan konsitensi keketalannya juga bervariasi seiring dengan siklus haid yang terjadi. Keputihan juga tetap dialami pada wanita yang sedang hamil. Keputihan merupaka suatu hal yang normal terjadi. Dan saat Anda mengalami keputihan dengan konsitensi cairan yang lebih kental, berwarna hijau, bau menyengat dan disertai pembengkakan pada vagina Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Keputihan yang normal biasanya tidak berbau, tidak disertai rasa sakit, gatal, panas dan pembengkakan pada vagina. Konsistensi cairan yang dihasilkan juga disesuaikan dengan usia, siklus menstruasi, kehamilan dan penggunaan pil KB. Pada usia remaja, cairan vagina yang dihasilkan lebih encer karena pengaruh hormon yang tinggi.

Pada keputihan abnormal akan disertai dengan beberapa penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi sehingga bisa menyebar ke rahim, indung telur dan saluran tubavalopi. Beberapa penyakit yang menyertai keputihan abnormal misalnya, kanker vagina, bakteri vaginosis, penyakit menular seksual atau PMS, vagina atrofi, trikomoniasis, jamur pada vagina dan lain sebagainya.

Ada beberapa penanganan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya keputihan abnormal. Ganti celana dalam Anda setiap kali Anda buang air kecil karena celana yang lembab akan membuat jamur makin tumbuh dengan subur di vagina Anda. Jika vagina terasa gatal, kompres dengan air es untuk mengurangi rasa gatal. Anda bisa membungkus es batu dengan handuk kecil dan mengkompres vagina Anda. Pakailah krim anti jamur jika diindikasikan Anda terserang infeksi jamur.

Jangan melakukan hubungan intim sebelum keputihan Anda kembali normal. Jika memang terpaksa berhubungan intim, gunakan kondom untuk melindungi pasangan Anda tertular dari jamur atau bakteri yang bersarang di vagina Anda.


Ditulis oleh: Maria Ulfa Eleven Safa

8 Kebiasaan buruk dan tidak sehat yang dilakukan wanita

8 Kebiasaan tidak sehat yang dilakukan wanita

Wanita sebaiknya perlu berhati-hati dengan hal yang dilakukan sehari-hari. Sebab ada banyak kebiasaan tidak sehat yang sering dilakukan mereka. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Mag for Women berikut ini.

Membawa tas yang terlalu beratEntah apa yang ada di dalam tas wanita, namun kebanyakan dari mereka membawa beban yang terlalu berat. Ke mana pun wanita pergi, wanita selalu membawa tasnya sehingga mereka mengeluh tentang pundak yang kram dan kaku.

Memakai sepatu hak tinggiSudah banyak survei yang membuktikan bahwa memakai sepatu hak tinggi mampu meningkatkan risiko cedera. Meskipun demikian, wanita masih suka mengenakan sepatu hak tinggi di dalam kesehariannya.

MerokokBukan cuma pria yang sering kedapatan merokok, wanita juga. Padahal merokok adalah salah satu kebiasaan tidak sehat yang bisa membunuh pelan-pelan. Namun wanita tetap saja melakukannya.

Mengenakan bra yang salahLebih dari 50 persen wanita mengenakan bra dengan ukuran yang salah. Kebiasaan ini ternyata berdampak buruk bagi kesehatan leher, punggung, dan sirkulasi. Jika dibiarkan, wanita akan merasa tidak nyaman sampai mengubah postur tubuh.

Diet ketatBanyak wanita yang terobsesi dengan berat badannya. Mereka pun akhirnya menjalani diet ketat. Akibatnya, wanita mengalami gangguan kesehatan, seperti kelaparan, kelelahan, sakit kepala, sampai stres.

Memakai celana ketatCelana ketat memang membuat kaki wanita tampak cantik dan jenjang. Namun memakai celana ketat dalam waktu yang lama bisa meningkatkan risiko sakit perut, kram kaki, sampai infeksi pada bagian intim.

Memakai make up setiap hariMake up bersifat menutup pori-pori kulit dan menahannya agar tak mampu bernapas dengan bebas. Sayangnya wanita masih suka memakai make up setiap hari dalam waktu yang relatif lama.

NgemilKebiasaan tidak sehat terakhir yang suka dilakukan wanita adalah ngemil. Jika makanan ringan yang dikonsumsi adalah jenis camilan sehat, sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal itu. Namun wanita cenderung suka ngemil makanan tidak sehat.
Itulah berbagai kebiasaan tidak sehat yang dilakukan wanita. Apakah Anda juga suka melakukannya?

Impotensi Pada Perempuan

KlinikSehatmu.blogspot.com – Impotensi tak hanya terjadi pada lelaki. Perempuan pun bisa mengalami disfungsi seksual, yakni ketidakmampuan untuk mendapatkan gairah seksual, menikmati seks, terangsang, dan atau mencapai orgasme.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari perubahan hormonal hingga stres secara emosional. Dengan kata lain penyebabnya bisa berupa gangguan fisik maupun emosi.

Penyebab lain juga terkait dengan menopouse. Pada masa ini kadar estrogen menurun dan banyak perempuan mengalami liang vagina yang kering, dinding vagina dan uretra (saluran kencing) juga mulai menipis.

Kondisi ini menyebabkan rasa sakit saat bersetubuh (intercourse). Banyak juga perempuan yang menderita resiko infeksi saluran urine. Hal ini menimbulkan ketakutan dan kecemasan pada perempuan.
Sebagian besar perempuan hanya bisa mencapai titik orgasme melalui stimulasi klitoris. Kaitannya dengan ini, perempuan cenderung sungkan untuk mengkomunikasikan keinginan ataupun kebutuhan seksualnya kepada pasangan. Faktor ini turut menyebabkan disfungsi seksual perempuan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, disfungsi seksual disebabkan karena faktor stimulasi mental. Artinya, perempuan merasa tidak puas dengan pasangannya karena menurunnya libido terhadap pasangan. Secara gamblang, si perempuan merasa pasangannya tidak memiliki daya tarik seksual yang bisa membuatnya bergairah.

Jika sudah pada tahap ini, sebaiknya cermati kembali apakah perempuan pernah mengalami kekerasan fisik, masalah seputar seksualitas yang tak terpecahkan. Latar belakang masalah tersebut membuat perempuan menjadi impoten.

Bagaimana pun, masih ada jalan keluar untuk mengatasi impotensi perempuan. Konsultasikan kepada dokter untuk bisa membantu menganalisa alasan internal dan eksternal sebab terjadinya disfungsi seksual pada perempuan.

Jika faktor penyebabnya adalah menopouse, perawatannya dengan meningkatkan kadar estrogen pada vagina melalui pengobatan tertentu. Konsultasikan juga obat-obatan yang sedang dikonsumsi, karena beberapa obat bisa mempengaruhi kemampuan orgasme, atau bisa menyebabkan disfungsi seksual. Selama penyebab impotensi masih bisa diidentifikasikan, disfungsi seksual perempuan masih bisa disembuhkan. Konseling pasangan menjadi cara lain yang cukup efektif untuk mengatasi masalah ini.

Sumber: LiveStrong

Waspadai Rematik pada Anak dan Ibu Hamil

Rheumatoid Arthritis atau dikenal dengan istilah rematik adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada lapisan sendi. Peradangan menyebabkan “kekeliruan” sehingga jaringan tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri.

Rematik juga merupakan gangguan kronis. Jadi, meskipun Anda merasakan gejalanya sesekali, penyakit ini dapat memburuk dari waktu ke waktu dan bahkan sulit untuk sembuh.

Biasanya, penyakit ini dialami oleh orang dewasa berusia 30 – 60 tahun atau memiliki riwayat keluarga yang rematik dan kebiasaan merokok. Namun, ada juga beberapa orang yang mengalaminya pada usia yang jauh lebih muda. Misalnya saja pada anak-anak.

Juvenile Rheumatoid Arthritis (JRA) adalah jenis arthritis yang paling umum terjadi pada anak-anak. Seperti halnya orang dewasa, rematik pada anak juga dapat menyebabkan peradangan sendi, kekakuan, dan kerusakan tulang.

Yang lebih parah dari itu semua, rematik dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.
JRA juga dikenal sebagai juvenile idiopathic arthritis . Dikatakan "idiopatik" karena memang tidak tidak diketahui penyebabnya.

Pada wanita dewasa, jika sebelumnya ia mengalami rematik, penyakit ini bisa membaik hingga 80 persen selama kehamilan. Namun, rematik bisa kambuh kembali setelah melahirkan.
Hingga kini, bagaimana dan mengapa hal ini bisa terjadi masih belum jelas.

Namun jika Anda memiliki penyakit ini dan berencana ingin hamil, ada baiknya Anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter Anda. Dengan begitu dokter bisa menyarankan perawatan dan pengobatan yang aman bagi Anda.

Biasanya bagi wanita yang mengalami hal ini akan mendapatkan perubahan pengobatan saat sebelum hamil dan selama kehamilan.

Kanker Payudara, Banyak Wanita Tak Mendeteksi Kehadiranya

Kanker Payudara, Banyak Wanita Tak Mendeteksi Kehadiranya

kanker payudara adalah type kanker yang paling banyak mengakibatkan wanita meninggal dunia. jadi tidak heran bila banyak wanita jadi takut bila divonis menderita penyakit kanker itu. walau takut dengan perihal itu, umumnya wanita tetap tidak sigap untuk deteksi lebih awal kehadiran kanker payudara. perihal ini terungkap didalam sesuatu survey di inggris, yang menyebut bahwa kian lebih 1/2 wanita takut didiagnosis menderita kanker payudara.

walau takut dapat perihal kanker payudara, satu dari lima wanita apalagi tidak bisa mengidentifikasi gejala dini atau tanda-tanda penyakit tersebut. Seperti yang telah di kutip dari laman female first, penyakit kanker payudara terhitung penyakit yang sangat kerap didiagnosis di inggris, merubah nyaris 48. 000 wanita tiap-tiap tahunnya. jadi dari itu, cukup mengejutkan bila didapati seperlima kaum wanita tetap tidak mengerti perihal bagaimana langkah awal untuk mengidentifikasi penyakit kanker payudara ini.

Jajak pendapat telah di lakukankepada lebih dari 1. 000 wanita, yang bertepatan dengan peringatan hari kesadaran kanker payudara itu mengungkap bahwa 83 % wanita memeriksa payudara mereka untuk mendapatkan benjolan, tetapi ada tanda-tanda lain yang kurang banyak diketahui. untuk jadikan perumpamaan, tiga dari sepuluh wanita memeriksa pergantian didalam ukuran atau wujud payudara serta cuma 5 % dari mereka yang menghiraukan atau peduli memeriksa gejala puting tidak normal.

Duta besar untuk wanita dan kanker payudara, bernie nolan, Mengatakan "penderita kanker payudara menyebutkan, bahwa benjolan pada payudara kerapkali dikira oleh kebanyakan kaum wanita untuk dijadikan sinyal utama adanya gelaja penyakit kanker payudara. Para wanita berasumsi mendapatkan benjolan merupakan hanya satu langkah untuk mendeteksi kehadiran kanker payudara, namun ada gejala amat vital yang lain, yang perlu disadari. saya lihat payudara saya sudah mengalami perubahan, hendaklah selekasnya pergi ke dokter", tuturnya. metode periksa dan deteksi payudara sendiri kata nolan merupakan perihal yang sangat efisien untuk mendeteksi adanya tanda-tanda penyakit kanker payudara lebih dini.

walau demikian ada banyak wanita yang tidak mengerjakannya atau melakukan dengan mandiri. dari hasil survey juga ditemukan bahwa kecemasan wanita didiagnosis dengan kanker payudara cukup tinggi. mereka juga takut bahwa kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh, mereka cemas tidak bisa bertahan hidup serta memiliki samping waktu berkepanjangan.

Kanker Payudara, Banyak Wanita Tak Mendeteksi Kehadiranya

Sumber: